KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Persiapan angkutan lebaran dilakukan PT Pelni Balikpapan. Secara keseluruhan, prediksi penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Semayang sebanyak 35 ribu penumpang.
Baik tujuan Sulawesi, Nusa Tenggara Timur (NTT), Tarakan, Nunukan, dan Surabaya. Sementara untuk prediksi arus balik atau kedatangan sebesar 28 ribu di Pelabuhan Semayang.
Kepala PT Pelni Cabang Balikpapan Ridwan Mandaliko mengatakan, proyeksi selama Idulfitri 2025 terjadi peningkatan penumpang sebesar 0,04 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Khususnya untuk klaster tengah yang terdiri dari Balikpapan, Makassar, Baubau, Tarakan, dan Nunukan. Ada pun klaster tengah, kepadatan penumpang terjadi pada rute Balikpapan - Surabaya.
“Kami proyeksi ada 11 ribu penumpang selama mudik lebaran berangkat dari Balikpapan - Surabaya,” ucapnya. Maka untuk mendukung hal tersebut, pihaknya tidak menambah kapal. Melainkan menambah frekuensi kunjungan.
Dia menjelaskan, KM Dorolonda biasanya dalam satu bulan ke Balikpapan hanya dua kali. Namun sekarang manajemen menambah frekuensi menjadi empat kali ke Balikpapan.
“Rata-rata tujuan Balikpapan ke Surabaya. Selain KM Dorolonda, diperbantukan juga KM Sinabung dan KM Lambelu,” bebernya. Sejauh ini, Pelni Balikpapan memantau mulai terjadi kepadatan penumpang sejak 20 Maret 2025.
“Namun puncak keberangkatan nanti pada H-5 atau 26 Maret 2025,” sebutnya. Mulai tujuan Makassar-Parepare-Baubau. Serta tujuan Surabaya. Ridwan menghimbau masyarakat agar membeli tiket jauh-jauh hari.
Sebab Pelni sudah membuka penjualan tiket sejak H-30. Terutama tidak membeli di calo, tetapi melalui channel resmi seperti Pelni Mobile, mobile banking, minimarket, dan agen travel resmi yang bekerja sama dengan Pelni.
Bahkan di Pelni Mobile tersedia layanan check-in online agar tidak ada terjadi tumpukan penumpang di terminal. “Jika ada kapal mengalami keterlambatan atau kendala teknis, kami menyiapkan SMS atau WhatsApp blast,” tuturnya.
Sehingga penumpang bisa cepat mengetahui kalau ada keterlambatan atau hambatan dalam keberangkatan kapal. Selain itu, seluruh informasi juga bisa diakses melalui nomor layanan Pelni 162. (*)
Editor : Ismet Rifani