Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Momen Ramadan hingga Jelang Lebaran, Manusia Gerobak di Balikpapan Kian Marak

Oktavia Megaria • Selasa, 25 Maret 2025 | 07:15 WIB
TERUS MEMANTAU: Kepala Dissos Balikpapan Edy Gunawan saat diwawancarai awak media. (OKTAVIA MEGARIA/KP)
TERUS MEMANTAU: Kepala Dissos Balikpapan Edy Gunawan saat diwawancarai awak media. (OKTAVIA MEGARIA/KP)

KALTIMPOST.ID-Fenomena manusia gerobak kerap bermunculan di momen Ramadan. Seperti diketahui, julukan tersebut diperuntukkan bagi para warga kurang mampu yang biasanya menjadikan gerobak sebagai tempat tinggal.

Terkait itu, Kepala Dinas Sosial (Dissos) Balikpapan Edy Gunawan menyebut pihaknya melakukan pemantauan terhadap fenomena tersebut. Di mana, hal ini setiap tahun pasti jadi tradisi untuk memanfaatkan situasi di momen Ramadan.

“Yang tidak diinginkan adalah jika ini disalahgunakan pihak tertentu, dan bisa merusak wajah Balikpapan,” ujarnya.

Menurutnya, belum tentu mereka seperti kondisi yang diperlihatkan. Bisa jadi, sebagian mencari kesempatan dan dikendalikan oleh koordinatornya.

Di Balikpapan, kata dia, tercatat banyak kaum manusia gerobak ditemui tahun lalu. Khususnya, di sekitar Jalan MT Haryono.

“Saya sempat ketemu beberapa dan saya kasih, tetapi jadinya mereka manja. Tidak ingin bekerja. Kalau seperti itu bagaimana masyarakat mau maju secara ekonomi,” tambahnya.

Kendati begitu, dia mengakui tahun ini fenomena tersebut terus mengalami penurunan. Di mana, dibanding tahun lalu, tahun ini terlihat lebih sedikit.

Edy berkata, tingkatnya saat ini menurun hingga setengah dari jumlah tahun lalu atau menyisakan sekitar 25 persen.

Penyebabnya, boleh jadi karena masyarakat Balikpapan mulai sadar, dengan sering memberi uang ke manusia gerobak itu bukan membantu malah menjadikan mereka malas berusaha mencari pekerjaan.

“Beberapa tahun ini sudah berkurang tapi tetap ada. Karenanya, saya minta OPD (organisasi perangkat daerah) terkait seperti Satpol PP dan Dissos ikut ambil bagian dalam fenomena itu. Termasuk masyarakat juga ikut terlibat. Artinya laporkan jika ada aneh-aneh,” pintanya. (rd)

 

OKTAVIA MEGARIA

Editor : Romdani.
#Pengemis anak #manusia gerobak jelang lebaran #ibu kota nusantara #Idulfitri 1446 H