BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan secara resmi menutup rangkaian Safari Ramadan 1446 H dengan kunjungan terakhir di Masjid Darussalam, Kelurahan Margo Mulyo, Selasa (25/3) malam.
Acara dihadiri Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan Bagus Susetyo, beserta jajaran Forkopimda, Sekdakot Muhaimin, Kepala OPD, para lurah, tokoh agama, dan masyarakat setempat.
Ketua Masjid Darussalam, H. Mulyono menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkot Balikpapan yang telah memberikan bantuan untuk kepentingan masjid. "Kami sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan dan kegiatan keagamaan di Masjid Darussalam. Semoga ini menjadi amal jariah bagi semua pihak yang terlibat," ujarnya.
Wakil Wali kota Bagus Susetyo mengucapkan terima kasih kepada pengurus masjid yang telah menerima kunjungan rombongan Safari Ramadan. "Kami bersyukur bisa melaksanakan Safari Ramadan di 10 malam terakhir ini, termasuk momen pencarian Lailatul Qadar. Semoga kita semua diberi kemudahan hingga Hari Raya," tuturnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dalam menjaga lingkungan dan kesehatan, serta memberikan pemahaman kepada anak-anak agar tidak melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.
"Mari jaga kondusivitas kota kita, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini," pesannya.
Wakil wali kota menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari upaya memperkuat kerukunan, persatuan, dan kenyamanan beribadah warga Balikpapan.
"Ke depan, semoga warga Balikpapan semakin dimudahkan dalam menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari, sehingga kita bisa mewujudkan visi kota global yang nyaman untuk semua, dalam bingkai Madinatul Iman," harapnya.
Tausiah dari KH Muslikh Umar menekankan pentingnya tanggung jawab dan ucapan baik, yang diibaratkan sebagai pohon besar dengan akar yang kuat. Ucapan baik akan sampai ke langit, dan yang terbaik dari ucapan tersebut adalah kalimat syahadat. Ini mencerminkan keyakinan umat beriman akan keesaan Allah. (pus)
Editor : Muhammad Ridhuan