BALIKPAPAN - Lomba Kelurahan tingkat Kota Balikpapan 2025 yang diadakan DP3AKB Balikpapan dimulai. Diikuti sebanyak enam kelurahan dari enam kecamatan di Kota Balikpapan saling unjuk aksi di hadapan para juri penilai.
Sesi pemaparan kali ini dilakukan di masing-masing kelurahan peserta, salah satunya Kelurahan Gunung Bahagia (Gubah), Rabu (14/5) di Gedung Aula Kelurahan Gunung Bahaga.
Turut dihadiri Camat Balikpapan Selatan Muhammad Hakim, Lurah Gunung Bahagia Andi Aziz Martadi, Ketua LPM Ramli, Ketua TP-PKK, CSR, dan Kepala UPTD Puskesmas Gunung Bahagia.
Lurah Gunung Bahagia Andi Aziz Martadi menjelaskan sesuai tema yang diusung pada lomba kelurahan ini yaitu Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas, masyarakat di Kelurahan Gunung Bahagia memanfaatkan halaman pekarangan rumah untuk menanam tanaman obat keluarga (TOGA).
“Selain TOGA, warga juga mengolah lahan kosong di sekitar rumah untuk bercocok tanam secara hidroponik. Kami juga berkolaborasi dengan TP-PKK untuk memanfaatkan lahan di kantor kelurahan dalam menanam berbagai jenis sayuran, sebagai wujud nyata upaya ketahanan pangan,” ujar Andi Aziz.
Dari sisi pemberdayaan ekonomi, Kelurahan Gunung Bahagia mencatatkan pertumbuhan sebanyak 377 pelaku UMKM yang aktif beroperasi setiap hari. Jumlah ini didukung oleh berbagai inovasi dalam pengelolaan usaha mikro.
“Seperti inovasi di Café Taman Gubah, pengelolaan dan penataan kuliner di sini diseragamkan baik gerobak jualan maupun meja dan kursi makannya. Memperhatikan estetika, kebersihan serta ketertibannya. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan UMKM di sini,” jelas Aziz.
Camat Balikpapan Selatan, Muhammad Hakim mengatakan dipilihnya Kelurahan Gunung Bahagia sebagai wakil kecamatan diajang ini, karena dinilai kompak, aktif dan guyub baik dari kelurahannya maupun seluruh elemen masyarakatnya.
“Harapan kami di Kelurahan Gunung Bahagia bisa terwujud ketahanan pangan yang mandiri dengan memanfaatkan potensi yang ada diwilayah ini. Dan menjadi modal kekuatan kita untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” pungkas Hakim. (pus/rdh)
Editor : Muhammad Ridhuan