Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Banjir Sebentar Langsung Surut, BPBD Pantau Rendaman Paling Lama di Balikpapan Utara

Rikip Agustani • Kamis, 15 Mei 2025 | 15:41 WIB

Photo
Photo
LANGGANAN: Salah satu kawasan di Balikpapan Selatan yang kemarin terendam setelah diguyur hujan deras sejak pukul 4 pagi. Air berangsur surut saat hujan mereda. (FOTO ANGGI PRADITHA)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Balikpapan pada Rabu (14/5). Sejumlah titik langganan banjir kembali tergenang, akibat hujan deras yang melanda sejak dini hari hingga pagi hari ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan memantau, genangan paling lama terjadi di Kecamatan Balikpapan Utara.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Usman Ali mengatakan wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir, relatif aman selama hujan yang terjadi hampir 2 jam ini. Seperti di kawasan Jalan MT Haryono dan Jalan Mayor Pol Zainal Arifin (Jalan Beller) Balikpapan Selatan. Maupun Jalan A Yani dan Jalan Pangeran Antasari (Gunung Kawi), Balikpapan Tengah. “Yang lumayan lama genangannya di Balikpapan Utara. Kalau di Balikpapan Selatan dan Balikpapan Tengah, cukup aman,” katanya kepada Kaltim Post, Rabu (14/5).

Dari pantauan BPBD Balikpapan, ada 2 lokasi di Kecamatan Balikpapan Utara yang terendam relatif lama. Yakni RT 28 Perum Sosial Kelurahan Batu Ampar dan Perumahan Baru Ratna di Km. 11 Kelurahan Karang Joang. Namun, dia masih mengumpulkan data terkait dalam dari banjir yang melanda Kecamatan Balikpapan Utara. “Kalau di Batu Ampar, tingginya sampai 1 meter. Kalau di (Perumahan) Baru Ratna, saya masih mencari datanya,” jelas Usman Ali .

Namun demikian, pria yang sebelumnya  menjabat Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Balikpapan ini mengungkapkan secara umum, banjir yang terjadi di Balikpapan tidak berlangsung lama. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan terjadi sekira pukul 04.00 Wita hingga pukul 07.10 Wita. Setelah hujan reda, menyisakan genangan air yang cukup cepat surut. “Secara umum air lewat saja. Dalam 1-2 jam kawasan yang tergenang sudah kembali normal,” ujarnya.

Usman Ali berharap kepada perangkat daerah lainnya, seperti  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Balikpapan dan juga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan untuk menyusun kajian dan penanganan. Terhadap kawasan yang menjadi langganan banjir di Balikpapan ini.

“Kami mengimbau kepada perangkat daerah yang lain untuk melakukan kajian. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi banjir lagi di sana. Karena kami tugasnya melakukan penyelamatan dan pertolongan,” ucapnya.

Selain itu, dia juga meminta kepada masyarakat yang wilayahnya menjadi langganan banjir, untuk senantiasa waspada. Mengantisipasi bahaya banjir kalau intensitas hujan dirasa cukup tinggi. Dan memang harus melakukan evakuasi diri.

“Silakan melakukan evakuasi, kalau memang dirasa banjir di wilayahnya sudah mulai membahayakan. Karena cuaca saat ini, kurang baik. Kadang tiba-tiba hujan deras,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Ismet Rifani
#cuaca ekstrem #Usman Ali #bpbd balikpapan #banjir di Balikpapan