KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kecamatan Balikpapan Utara menggelar acara pisah sambut camat pada Jumat (16/5) di Aula Kantor Kecamatan.
Kegiatan ini menandai peralihan kepemimpinan dari Muhammad Fadli Pathurrahman, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, kepada Pelaksana Tugas (Plt) Camat Ruddy Siswanto, yang juga merupakan Kepala Bagian Pemerintahan Kota Balikpapan.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat, para lurah, ketua LPM, pengurus PKK tingkat kelurahan dan kecamatan, kepala puskesmas, serta berbagai perwakilan lembaga dan tokoh masyarakat di wilayah Balikpapan Utara.
Kehadiran berbagai unsur ini menjadi simbol kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Ruddy Siswanto menyampaikan rasa syukur dan kehormatan atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin sementara Kecamatan Balikpapan Utara.
Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan dan membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.
“Kami siap melanjutkan upaya yang telah dilakukan sebelumnya dan fokus pada kesejahteraan warga. Sinergi adalah kunci utama,” ungkap Ruddy.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Muhammad Fadli selama menjabat sebagai camat, serta mengucapkan selamat atas jabatan barunya.
Ruddy menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, termasuk peningkatan penerangan di wilayah yang masih minim cahaya.
“Harapan saya, kita tetap bersatu dan rukun dalam membangun Balikpapan Utara maupun Kota Balikpapan secara keseluruhan,” tambahnya.
Sementara itu, dalam pidato perpisahannya, Muhammad Fadli Pathurrahman menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak selama masa jabatannya.
Ia menegaskan bahwa capaian positif di Balikpapan Utara adalah hasil kolaborasi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, LPM, PKK, dan stakeholder lainnya.
“Keberhasilan ini bukan milik individu, melainkan keberhasilan kolektif. Saya sangat menghargai kebersamaan yang telah terjalin,” ujar Fadli.
Sebagai Kepala Dinas Perhubungan yang baru, Fadli memaparkan sejumlah rencana strategis, seperti pembangunan depo angkutan barang dan penerapan sistem manajemen lalu lintas berbasis teknologi atau smart traffic management.
Ia berharap infrastruktur transportasi di Balikpapan bisa lebih efisien dan ramah lingkungan.
“Transportasi massal perlu kita dorong agar bisa mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Tentu ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk legislatif,” tegasnya.
Fadli juga menekankan pentingnya ketulusan dalam pelayanan publik. “Melayani masyarakat harus dilakukan dengan hati, bukan sekadar rutinitas administratif,” pesannya.
Acara pisah sambut ini tidak hanya menjadi ajang serah terima jabatan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Balikpapan Utara.(*)
Editor : Thomas Priyandoko