KALTIMPOST.ID, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan terus membuka ruang partisipasi bagi generasi muda dan komunitas lokal melalui beragam kegiatan yang digelar sepanjang tahun.
Sejumlah program disiapkan sebagai upaya untuk mendorong keterlibatan pelaku usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) muda, komunitas seni, dan pecinta olahraga, dengan tetap memperhatikan nilai-nilai budaya lokal.
Salah satu kegiatan yang digelar akhir pekan ini adalah Wiramuda Expo, sebuah ajang dua hari yang menghadirkan pelaku UMKM muda terpilih dan berbagai sesi edukatif.
Expo ini bertujuan mempertemukan pelaku usaha muda dengan publik, sekaligus menjadi ruang belajar serta berbagi pengalaman dalam mengembangkan usaha dan ide kreatif.
Baca Juga: Pertamina Akhirnya Akui Stok BBM Terbatas di Balikpapan, DPRD Ultimatum: Kalau Gagal, Siap Mundur!
“Kami ingin memberikan wadah kepada anak-anak muda untuk menampilkan produk dan karya mereka. Tapi bukan sekadar acara meriah kami juga sisipkan edukasi agar mereka paham cara mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” beber Kepala Disporapar Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma kala ditemui di ruang kerjanya dalam kunjungan manajemen Kaltim Post Group, Selasa (20/5).
Ratih menegaskan bahwa partisipasi anak muda dalam kegiatan seperti ini penting untuk mendorong semangat kewirausahaan dan keterlibatan sosial.
Namun ia juga menekankan perlunya penyelenggaraan kegiatan yang relevan dengan audiens, baik dari sisi konten maupun tampilan.
“Dalam beberapa kesempatan, saya harus menegur panitia karena penampilan pengisi acara terlalu terbuka dan tidak sesuai dengan budaya kita. Masyarakat sering mengira kami sebagai penyelenggara, padahal tidak selalu begitu. Tapi tetap saja,pihak kami pasti yang ditanyai,” jelasnya.
Baca Juga: Kehabisan Dana, 17 Suporter Bonek Bisa Kembali ke Surabaya
Selain Wiramuda Expo, Disporapar telah menyiapkan sejumlah agenda kegiatan lain untuk bulan Juni mendatang.
Di antaranya Mini Expo Ekraf, Jambore Kader Posyandy, TJAP Legende, Hari Lahir Pancasila, Pelatihan Fotografi, Pesona Balikpapan dan Bekapai Berseri Sipermata.
Pesona Balikpapan adalah ajang rutin digelar di Pantai Manggar setiap Minggu, menjadi ajang penampilan sanggar seni dari berbagai genre, mulai dari tradisional hingga modern, termasuk peragaan busana lokal.
Sementara itu, Disporapar juga telah menggelar kegiatan sport tourism di Balikpapan Tennis Stadion.
Acara ini mempertemukan komunitas olahraga dengan pelaku UMKM dalam suasana santai yang mendorong gaya hidup sehat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Baca Juga: Kalender Juni 2025 Berdasarkan SKB 3 Menteri: Catat Tanggal Merah dan Cuti Bersamanya!
Menurutnya, perencanaan sebuah kegiatan membutuhkan persiapan matang dan waktu yang tidak singkat.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada kolaborasi dari komunitas, pelaku seni, dunia usaha, hingga masyarakat umum agar kegiatan berjalan lancar dan sesuai harapan,” kata Ratih.
Namun di tengah antusiasme pelaksanaan berbagai event, Ratih juga menyampaikan tantangan yang dihadapi, terutama terkait anggaran.
Ia mengungkapkan bahwa tidak semua cabang olahraga bisa didukung penuh oleh pemerintah daerah karena keterbatasan biaya.
Untuk itu, ia berharap ada dukungan dari sektor swasta melalui program corporate social responsibility (CSR).
Baca Juga: Perawatan Motor Berkala Bukan Sekadar Pilihan Tapi Kebutuhan
“Karena anggaran tadi (efisiensi) jadi kita doromg melalui CSR agar bisa berangkat dan membawa nama Balikpapan,” ujarnya. ***
Editor : Dwi Puspitarini