Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Disdikbud Susun Juknis SPMB 2025, 28 SMP Negeri dan 12 SMP Swasta Masuk Sistem Penerimaan Siswa Baru

Rikip Agustani • Selasa, 27 Mei 2025 | 16:25 WIB

Photo
Photo
BERBURU SEKOLAH: Ilustrasi penerimaan siswa baru di salah satu SMP di Balikpapan tahun ajaran 2024/2025. Tahun ini, prosesnya berganti nama menjadi SPMB. Disdikbud menyatakan juknisnya tengah dimatangkan, dan diharapkan rampung pekan ini.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan masih menyusun petunjuk teknis (juknis) mengenai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.

Ada 12 sekolah swasta yang digandeng untuk masuk dalam SPMB yang akan dilaksanakan secara daring ini.

Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik mengungkapkan sebelumnya ada 13 sekolah swasta yang sudah didata untuk ikut dalam SPMB jenjang pendidikan SMP ini. Namun belakangan hanya 12 sekolah swasta yang menyatakan siap. “Awalnya ada 13 sekolah swasta, tapi ada 1 yang mengundurkan diri,” katanya kepada Kaltim Post di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Senin (26/5).

Dia menambahkan sudah ada 28 SMP negeri yang sudah siap menampung siswa baru pada SPMB nanti. Dan ditambah dengan 12 SMP swasta. Irfan masih belum merincikan “SMP luar negeri” mana saja. Namun di antaranya adalah SMP Sinar Pancasila, SMP YPI Balikpapan, yang masuk dalam Rayon 1. Berdekatan dengan SMP 1, SMP 2, dan juga SMP 12 Balikpapan. “Kami lebih fokuskan kepada sekolah swasta dengan Grade B. Artinya memiliki sarana dan prasarana, serta SDM. Tetapi siswanya sedikit. Kalau sekolah swasta favorit atau Grade A, seperti SMP Istiqomah, SMP KPS, dan SMP Patra Dharma tidak kami gandeng, karena sudah banyak siswa yang mendaftar di sana,” paparnya.

Nanti SMP swasta yang masuk dalam SPMB ini, juga akan terdaftar pada website penerimaan siswa baru. Seperti halnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online pada tahun lalu. Sebelum diubah menjadi SPMB pada tahun ajaran baru, 2025/2026.  “Jadi penerimaannya sama seperti sistem PPDB online. Kami bekerja sama dengan Telkom, untuk membuat sistem jaringannya. Nanti ada pilihan. Mau daftar di sekolah negeri atau sekolah swasta,” jelasnya.

Akan tetapi, Irfan masih belum dapat menjabarkan dengan detail. Mengenai mekanisme pendaftaran siswa pada SPMB yang direncanakan akan dimulai pada 1 Juli 2025 ini. Karena masih ingin menuntaskan penyusunan juknis mengenai SPMB yang baru kali pertama dilaksanakan pada tahun ini.

“Mengenai kapan penerimaan dan melalui jalur apa saja, nanti akan kami sampaikan kalau sudah selesai juknisnya. Mudah-mudahan minggu ini klir, sehingga minggu depan, sudah bisa kami sampaikan kepada teman-teman media,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Ismet Rifani
#irfan taufik #SPMB 2025 #disdikbud balikpapan