KALTIMPOST.ID-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya. Yakni menghadirkan layanan publik yang inovatif.
Tahun ini DPMPTSP Balikpapan berhasil meraih juara I dalam ajang Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Balikpapan.
Ajang Krenova itu diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Balikpapan untuk menjadi wadah resmi menampung gagasan kreatif dari berbagai kalangan masyarakat yang bertujuan memberikan solusi terhadap permasalahan lokal.
DPMPTSP Balikpapan berhasil meraih prestasi itu pada kategori organisasi perangkat daerah (OPD) berkat empat inovasi unggulannya yang dijalankan secara berkelanjutan.
Empat inovasi tersebut adalah SIMPANANKU KOPI, SPONTAN, SIJEMPOL, dan LKPM HUNTER. Keempatnya dirancang untuk menjawab keperluan masyarakat, mendorong pelayanan yang lebih inklusif, dan memperkuat peran pelayanan perizinan dan penanaman modal di Balikpapan.
Kepala DPMPTSP Balikpapan Hasbullah Helmi menyampaikan penghargaan itu menjadi bukti bahwa inovasi yang dilahirkan tidak hanya bersifat administratif. Tetapi berdampak langsung kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa layanan kami hadir untuk semua kalangan. Termasuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas. Selain itu, efisiensi dan keterjangkauan layanan terus kami dorong lewat berbagai inovasi ini,” ujar Helmi
SIMPANANKU KOPI berfokus pada peningkatan layanan inklusif melalui pelatihan bahasa isyarat bagi petugas pelayanan.
Program itu membekali petugas agar mampu berinteraksi dengan masyarakat tuli secara langsung tanpa hambatan komunikasi.
Sementara SPONTAN (Sistem Pelayanan Online Terpadu Perizinan dan Nonperizinan) memudahkan masyarakat mengurus izin secara daring.
Sedangkan SIJEMPOL (Sistem Jemput Bola Pelayanan) menghadirkan pelayanan langsung ke masyarakat. Terutama ke wilayah-wilayah yang jauh dari Kantor DPMPTSP.
Adapun LKPM HUNTER merupakan upaya aktif pemerintah membina pelaku usaha agar rutin melaporkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) sebagai bagian dari pengawasan investasi.
“Penghargaan KRENOVA itu bukan hanya pencapaian, tapi juga motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi. DPMPTSP akan terus bertransformasi, mendekatkan layanan, dan memperkuat kepercayaan masyarakat,” tambah Helmi.
Dengan capaian itu, DPMPTSP Balikpapan mempertegas posisinya sebagai salah satu perangkat daerah yang aktif dan adaptif dalam mendorong kemajuan pelayanan publik dan iklim investasi yang ramah di Balikpapan.
“Selamat dan terima kasih untuk empat inovasi DPMPTSP, yang tiga di antaranya inovasi dari bidang PM. Semoga tahun depan bisa mempertahankan prestasi ini dengan tambahan inovasi lainnya,” pungkasnya. (*/pus/rd)
Editor : Romdani.