Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sambut Iduladha, Pasar Murah Digelar di Balikpapan untuk Ringankan Beban Warga

Oktavia Megaria • Selasa, 3 Juni 2025 | 18:58 WIB

Photo
Photo
DIJAMIN LEBIH TERJANGKAU: Digelar di halaman parkir Pasar Inpres, 1-5 Juni mendatang, Pasar Murah menyediakan sejumlah bahan kebutuhan pokok dengan harga distributor yang lebih terjangkau.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Pemerintah Kota Balikpapan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggelar pasar murah di Halaman Parkir Pasar Inpres, 1-5 Juni mendatang.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga kestabilan harga menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri, menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, TPID, serta distributor bahan pangan dan kebutuhan pokok.

“Kami berkoordinasi dengan distributor pangan, hortikultura, serta bahan pokok penting dan strategis. Ini bentuk nyata kepedulian bersama dalam menjaga daya beli masyarakat,” ujar Haemusri saat meninjau pasar murah, Selasa (3/6).

Salah satu produk yang paling diburu warga adalah elpiji 3 kg atau gas melon.

Selain LPG, warga juga bisa mendapatkan berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran, seperti beras, gula, minyak goreng, daging, dan telur. Tercatat 21 distributor aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Pasar murah ini tidak hanya meringankan beban warga, tapi juga jadi upaya konkret menekan inflasi,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan langsung dari Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. Bagus menegaskan bahwa pasar murah merupakan hasil kolaborasi erat antara berbagai pihak, seperti Dinas Perdagangan, Bank Indonesia, Bulog, hingga Satgas Inflasi Daerah.

“Ini bentuk nyata kolaborasi lintas sektor yang sangat membantu masyarakat. Harga 11 bahan pokok di sini lebih terjangkau dibandingkan di pasaran,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa pasar murah semacam ini direncanakan digelar secara rutin sebanyak 13 kali dalam setahun, sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga kestabilan harga dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.

Program unggulan lainnya dalam pasar murah adalah “LPG Kas Melor”, yang menyediakan 360 tabung LPG bersubsidi setiap harinya selama 4 hari. Total lebih dari 1.400 tabung siap disalurkan kepada warga.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga kesulitan mendapatkan gas elpiji, apalagi menjelang Hari Raya. Ini bentuk respons cepat pemerintah terhadap keluhan masyarakat,” ucap Bagus.

Selain mendistribusikan kebutuhan pokok, pasar murah juga menjadi sarana pemantauan harga dan intervensi pasar oleh TPID untuk mencegah gejolak harga yang biasa terjadi menjelang hari besar.

 Dengan gelaran pasar murah ini, Pemkot Balikpapan berharap tekanan inflasi bisa ditekan dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Distribusi informasi juga kami pastikan menjangkau warga lewat camat dan RT, agar tidak ada yang tertinggal,” tutupnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#DISDAG BALIKPAPAN #Haemusri Umar #pasar murah #Wawali balikpapan bagus susetyo #iduladha 1446 hijriah #Pemkot Balikpapan 2025