Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Perkuat Ketahanan Pangan dan Nilai-Nilai Pancasila, Kodam VI/Mulawarman Terima Bantuan Pompa Air dan Hewan Kurban dari BPIP

Romdani. • Selasa, 3 Juni 2025 | 19:07 WIB
SINERGI: Prof Yudian Wahyudi (tiga kiri) menyerahkan hewan kurban kepada Mayjen Rudy Rachmat Nugraha, Selasa (3/6).
SINERGI: Prof Yudian Wahyudi (tiga kiri) menyerahkan hewan kurban kepada Mayjen Rudy Rachmat Nugraha, Selasa (3/6).

KALTIMPOST.ID-Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Rudy Rachmat Nugraha menerima kunjungan kehormatan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Selasa (3/6).

Kunjungan itu dalam rangka penyerahan bantuan berupa pompa air dan hewan kurban. Acara tersebut berlangsung di halaman Makodam VI/Mulawarman dan dihadiri para pejabat utama Kodam, para Asisten Kasdam, serta para Kabalakdam VI/Mulawarman.

Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan apresiasi tinggi dan rasa syukur atas kepercayaan dan dukungan dari BPIP.

Menurutnya, kerja sama antara TNI dan BPIP telah lama terjalin, karena keduanya memiliki kesamaan visi menjaga dan menanamkan nilai-nilai Pancasila. Yakni sebagai dasar negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Bantuan pompa air ini sangat bermanfaat. Terutama mendukung program ketahanan pangan yang sedang kami jalankan,” ungkap Rudy.

“Tantangan kami di Kaltim dan Kaltara adalah kesulitan air bersih dan kondisi tanah yang memerlukan perlakuan khusus. Pompa ini akan sangat membantu tidak hanya bagi Kodam, tetapi juga bagi masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, Kodam VI/Mulawarman mendapatkan amanah dari Kementerian Pertanian untuk optimalisasi lahan seluas 20–30 ribu hektare.

Namun, realisasi program itu menghadapi tantangan teknis seperti rendahnya pH tanah dan keterbatasan sumber air bersih. Maka, kehadiran pompa air sangat strategis dalam menunjang pelaksanaan program tersebut.

Kepala BPIP Prof Yudian Wahyudi menyampaikan makna simbolik dari penyerahan hewan kurban. Beliau mengangkat kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai refleksi keikhlasan dan pengorbanan.

Nilai keikhlasan dan pengorbanan tersebut menurutnya tercermin dalam bantuan yang diberikan oleh BPIP.

Bukan hanya sebagai bentuk material, tetapi simbol kepedulian terhadap kebutuhan riil masyarakat. Seperti akses terhadap air bersih dan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

Pangdam menyatakan komitmennya untuk terus menyosialisasikan nilai-nilai luhur Pancasila kepada seluruh komponen masyarakat.

Dan menjadikannya sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan. Baik sebagai prajurit maupun sebagai warga negara Indonesia. (rd)

Editor : Romdani.
#pangdam mulawarman #penajam paser utara #BPIP RI #Kodam mulawarman #Kutai Barat