Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Berawal dari Kurban, Hipmi Bakal Bantu Renovasi Masjid-Masjid yang Tertinggal di Balikpapan

Oktavia Megaria • Senin, 9 Juni 2025 | 18:48 WIB
PEDULI: Masjid Nur Asy Syakirin jadi langkah awal Hipmi Balikpapan membantu masjid yang memerlukan. (FOTO OKTAVIA MEGARIA/KP)
PEDULI: Masjid Nur Asy Syakirin jadi langkah awal Hipmi Balikpapan membantu masjid yang memerlukan. (FOTO OKTAVIA MEGARIA/KP)

KALTIMPOST.ID-Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC Hipmi) Balikpapan memutuskan untuk terjun ke kegiatan sosial. Tepatnya, membantu perbaikan masjid yang dianggap cukup kekurangan.

Wacana itu, berawal dari penyerahan hewan kurban ke salah satu masjid di Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan, yakni Masjid Nur Asy Syakirin.

Diketahui, masjid itu tidak pernah menerima bantuan hewan kurban saat momen Lebaran Iduladha 1446 Hijriah.

Dari sana, pihak BPC Hipmi Balikpapan tergerak untuk membantu masjid tersebut. Mengingat, masih minimnya sarana dan prasarana yang dimiliki.

“Insyaallah, bantuan itu bukan hanya di momen Iduladha, kami juga akan membantu dari sisi lain. Target kami agar bisa terus bersedekah, bermanfaat dan berbagi,” kata Ketua BPC Hipmi Balikpapan Adam Dustin Bhakti.

Sejalan, Wakil Bendahara BPC Hipmi Balikpapan Izul Damang menyebut, ke depan mereka akan lebih memerhatikan renovasi masjid Asy Syakirin tersebut. Dengan harapan, mendapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan warga sekitar.

Tentunya, kata dia, itu bakal menjadi langkah awal Hipmi Balikpapan untuk bergerak di kegiatan sosial. Sehingga ke depan bisa lebih berkembang dan berdampak untuk masyarakat.

“Nantinya, kami akan mencari sasaran baru untuk membantu mesjid tertinggal di Balikpapan. Masjid Asy Syakirin ini yang pertama, semoga bisa terealisasikan tahun ini untuk amal jariyah,” ungkapnya.

Ketua Pengurus Masjid Alauddin mengaku sangat bersyukur dengan perhatian Hipmi Balikpapan. Sebab masjid yang berdiri sejak 1960-an dan dikelilingi 89 kepala keluarga (KK) itu hampir tidak pernah tersentuh bantuan.

“Fasilitas masjid masih banyak yang kurang. Setelah bertahun-tahun, belum ada pembangunan lagi. Terutama, akses jalan dan area parkir yang paling dibutuhkan,” tutupnya. (rd)

 

OKTAVIA MEGARIA

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #kota balikpapan #Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas ud #hewan kurban 2025 #HIPMI Balikpapan #hewan kurban