Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gunung Samarinda Baru Wakili Balikpapan dalam Program Desa Cantik Nasional

Supriyono Lupus • Rabu, 11 Juni 2025 | 15:57 WIB

 

ARAHAN: Lurah Gunung Samarinda Baru, Yulita Kusuma Lestari (kiri) mendapat arahan dari Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susteyo bersama Kepala Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana (tengah).
ARAHAN: Lurah Gunung Samarinda Baru, Yulita Kusuma Lestari (kiri) mendapat arahan dari Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susteyo bersama Kepala Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana (tengah).
 

 

 

BALIKPAPAN - Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB), baru saja dipilih BPS menjadi perwakilan Kota Balikpapan dalam Program Desa Cantik (Desa/Kelurahan Cinta Statistik) diajang nasional, Rabu, (11/6).

Dukungan dari BPS Kota Balikpapan sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan data statistik di tingkat kelurahan.

Kepala BPS Kota Balikpapan, Marinda Dama Prianto menjelaskan memilih Kelurahan Gunung Samarinda Baru di Balikpapan Utara untuk mengikuti penilaian Desa Cantik ini, didasarkan pada kriteria yang telah diteliti, termasuk potensi sektor jasa dan industrinya.

“BPS Balikpapan akan selalu memberikan pendampingan dengan dukungan dari Lurah serta warga melalui RT yang sangat berarti,” ucapnya.

Kota Balikpapan pernah diwakili Kelurahan Karang Rejo, Sumber Rejo dan Kelurahan Teritip. Dan diharapkan Gunung Samarinda Baru ini data statistiknya dapat dipergunakan sebagai dasar perencanaan, evaluasi pembangunannya sehingga termanfaatkan data yang ada di kelurahan itu sendiri.

“Kalau masalah perlombaannya itu, misalnya mendapatkan juara itu nomor sekian, itu ya bonus, bonus yang sangat memotivasi. Jadi yang penting termanfaatkan datanya dulu,” ungkap Kepala BPS Balikpapan.

Lurah Gunung Samarinda Baru, Yulita Kusuma Lestari, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota dan BPS Balikpapan yang telah memilih wilayahnya untuk lomba ini, sehingga semua pihak, termasuk RT, dapat memahami manfaat dari program ini.

“Sehingga semua menjadi peduli masalah data. Dengan kita memahami pentingnya sebuah data, diharapkan perencanaan itu menjadi lebih matang sehingga tidak ada yang tersia-siakan,” pungkas Yulita. (pms/pus/kri)

Editor : Sukri Sikki
#program nasional #Desa Cantik #Bagus Susetyo #balikpapan