Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ratusan CPNS Otorita Jalani Diklat Bela Negara, Dibina Kedisiplinan hingga Dasar Kemiliteran

M Ibrahim • Rabu, 11 Juni 2025 | 16:25 WIB
UPACARA: Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha bersama Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono mengecek CPNS yang menjalani diklat.
UPACARA: Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha bersama Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono mengecek CPNS yang menjalani diklat.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menjalani pendidikan dan pelatihan (Diklat) Bela Negara. Diklat digelar di pusat tatihan tempur (Puslatpur) Kodam VI/Mulawarman, Amborawang, Selasa (10/6) itu diikuti 575 CPNS.

Mereka dijadwalkan jalani program intensif selama 21 hari, dari 10 Juni hingga 1 Juli 2025. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono bersama Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha memimpin langsung pembukaan diklat tersebut.

“CPNS merupakan generasi pelopor aparatur negara yang akan membangun peradaban baru di IKN,” kata Rudy. Ia menyebut, para CPNS Otorita IKN merupakan ujung tombak pembangunan IKN. “Jiwa nasionalisme, kedisiplinan dan semangat kebangsaan harus kalian bawa dalam setiap langkah,” pesannya.

Peserta akan menerima berbagai materi pembekalan selama diklat, termasuk pembinaan disiplin, wawasan kebangsaan, dasar kemiliteran, nilai integritas, serta pemahaman tentang tata kelola bela negara dan peraturan perundang-undangan.

Basuki Hadimuljono menambahkan, kegiatan ini adalah tahap awal untuk membentuk fondasi etika dan semangat kerja sebagai pelayan publik.

Ia menegaskan pentingnya kerja tim dalam lingkungan Otorita IKN. “Mereka datang dari berbagai penjuru Indonesia, dan akan dibentuk menjadi satu kesatuan yang solid. Kami percaya Puslatpur Mulawarman mampu menanamkan nilai-nilai dasar yang dibutuhkan,” jelas Basuki.

Proses seleksi CPNS Otorita IKN telah berlangsung 19 Agustus 2024 dengan jumlah pelamar mencapai lebih dari 25.000 orang. Dari jumlah tersebut, 582 orang dinyatakan lulus, 7 orang mengundurkan diri, sehingga total peserta diklat menjadi 575 orang.

Adapun peserta terdiri dari 328 laki-laki dan 247 perempuan, dengan sebaran asal: Kalimantan 181 orang, luar Jawa non-Kalimantan 120 orang dan Pulau Jawa 274 orang. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#cpns #Otorita #bela negara #IKN #diklat