Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

SMP 1 Tetap Ramai Dikunjungi, Orangtua Pastikan Wilayah Domisili SPMB Balikpapan 2025

Dina Angelina • Rabu, 2 Juli 2025 | 07:39 WIB
Suasana SMP 1 Balikpapan pada hari pertama SPMB 2025. Ada petugas yang berjaga untuk layanan informasi. (FOTO: ANGGI PRADITHA/KP)
Suasana SMP 1 Balikpapan pada hari pertama SPMB 2025. Ada petugas yang berjaga untuk layanan informasi. (FOTO: ANGGI PRADITHA/KP)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Sistem penerimaan murid baru (SPMB) kini menggantikan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Meski begitu, sekolah merasa tidak begitu merasa kesulitan atau ada perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya.

Seperti pelaksanaan secara daring, selama ini sudah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Begitu pula penerapan jalur domisili, prestasi, dan sebagainya. Perubahan hanya terdapat dari pembagian kuota setiap jalur. 

Kepala SMP 1 Balikpapan Arintoko mengatakan, secara substansi SPMB tidak ada yang berbeda dari PPDB. Tentu ada perubahan prosentase kuota saja. 

Tahun ini sesuai juknis, SMP 1 membuka 10 rombongan belajar (rombel). Setiap rombel terdiri dari 32 orang. “Tapi karena ada dua anak yang tidak naik kelas, total kami terima 318 siswa” katanya. 

Saat ini jalur SPMB terbagi domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Khusus jalur domisili terdiri domisili rayon yang dulu bernama zonasi RZ sebanyak 132 siswa.

Kemudian domisili prioritas dengan nama sebelumnya zonasi R1 sebanyak 11 siswa. Selanjutnya jalur afirmasi untuk keluarga tidak mampu 69 siswa dan penyandang disabilitas 4 orang.

Ada pula jalur mutasi 6 siswa dan anak guru 10 siswa. Lalu jalur prestasi terdiri dari akademik 26 siswa, non-akademik 25 siswa, tahfidz 10 siswa, ujian sekolah berstandar kota (USBK) 19 siswa, dan pramuka 6 siswa.

Tahapan pendaftaran masih berlangsung hingga Jumat (4/7). “Kami akan bekerja memverifikasi bekas pendaftar yang masuk hingga 4 Juli 2025 pukul 16.00 Wita,” 

Pengumuman SPMB pada 5 Juli 2025 dan daftar ulang pada 7 Juli 2025. Semua bisa dipantau secara real time dari berbagai tempat cukup akses website. 

“Masyarakat bisa semakin cerdas menggunakan aplikasi. Peserta yang ingin bertanya juga bisa akses petugas lewat WhatsApp,” bebernya. Sehingga tidak perlu lagi datang ke sekolah.

Dia bercerita, hari pertama pendaftaran orangtua memang sempat ramai berdatangan ke SMP 1 Balikpapan. Mereka ingin melihat pengumuman langsung untuk wilayah domisili. 

Baca Juga: Bukan Sekadar Capek, Pegal Bisa Jadi Sinyal Cedera Otot, Ini yang Harus Dilakukan…

Misal RT mana saja yang masuk wilayah SMP 1 untuk Kelurahan Gunung Sari Ulu dan Gunung Sari Ilir. Sebab sudah tidak seluruh wilayah RT dalam satu kelurahan masuk sekolah yang sama.

“Sekarang kuota SMP 1 juga sudah terbagi dengan SMP 27 yang mulai beroperasi tahun ini,” ucapnya. Maka untuk mengatasi ini, pihaknya tetap membuka layanan informasi secara luring.

Apabila orangtua masih kebingungan tentang aturan atau tidak memiliki fasilitas untuk daring. Petugas SPMB di sekolah membantu memberi arahan.

Namun proses pendaftaran tetap daring mandiri. “Orangtua bisa datang ke layanan informasi, kami siapkan desk dan operator,” imbuhnya. 

Mereka diarahkan menggunakan alat dan fasilitas internet. Petugas menjelaskan cara penggunaan aplikasi. “Itu yang membuat tetap ada orangtua datang ke sekolah untuk bertanya,” tandasnya. 

Editor : Uways Alqadrie
#SMPN 1 Balikpapan #SPMB Balikpapan 2025 #disdikbud balikpapan