Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Balikpapan Miliki 34 Koperasi Merah Putih, Jenis Usaha Lihat Kondisi Unggulan Setiap Wilayah

Dina Angelina • Senin, 21 Juli 2025 | 16:23 WIB
JALAN USAHA: Jajaran forkopimda Balikpapan mengikuti launching Koperasi Merah Putih di ruangan VIP Room, Senin (21/7). Turut dilakukan penyerahan simbolis kepada koperasi kelurahan.
JALAN USAHA: Jajaran forkopimda Balikpapan mengikuti launching Koperasi Merah Putih di ruangan VIP Room, Senin (21/7). Turut dilakukan penyerahan simbolis kepada koperasi kelurahan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 80.000 koperasi desa/kelurahan, Senin (21/7). Pemerintah daerah turut menyaksikan peluncuran nasional ini secara daring.

Termasuk jajaran forkopimda Balikpapan di ruangan VIP Room Balai Kota Balikpapan. Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan, Balikpapan sudah membentuk 34 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMMP).

Proses pembentukan sudah selesai bulan lalu. Mereka telah memiliki nomor induk berusaha (NIB) dan izin dari administrasi hukum umum (AHU).

Nantinya KKMP berada dalam pengawasan lurah sebagai dewan pengawas. "Sesuai arahan presiden, ada berapa data yang bisa dilakukan seperti sembako, logistik, apotek, layanan klinik, dan lainnya," ucapnya.

Namun tidak hanya berpatokan pada kategori tersebut. Dia menyarankan setiap KKMP bisa melihat kondisi atau keunggulan di wilayah kelurahan masing-masing.

"Targetnya agar tercapai kesejahteraan anggota dan pergerakan ekonomi di desa bisa berjalan dengan baik," bebernya. Saat ini yang paling favorit usaha kategori sembako karena mudah diterapkan.

"Termasuk elpiji 3 Kilogram bisa ditarik untuk menjadikan salah satu komoditas yang dijual belikan," tuturnya. Salah satu yang disampaikan presiden, bagaimana koperasi desa bisa membangun unit usaha klinik.

Bagus berharap, setiap daerah atau keluraha memiliki unggulan tersendiri. Sehingga mereka bisa menyatu dengan pemberdayaan yang sudah berjalan eksisting.

Contohnya di kawasan Balikpapan Timur memiliki jenis usaha yang mendukung nelayan. Mengingat daerah ini merupakan pesisir dan nelayan menjadi mata pencaharian.

"Sedangkan di Balikpapan Utara misalnya jenis usaha hortikultura," imbuhnya. Kata kuncinya setiap KKMP harus menangkap peluang usaha yang ada di wilayahnya.

"Koperasi itu bisa berjalan dengan baik yang terpenting ada pembelinya," sebutnya. Pihaknya mengapresiasi pembentukan KKMP yang bisa terlaksana cepat di Balikpapan.

Mengingat hanya diberi waktu tiga bulan. "Semua sudah selesai 100 persen 34 KKMP di Balikpapan, saya monitor sampai ke notaris," tuturnya. Setelah rapat pengurus koperasi, mereka harus mendaftar ke notaris yang sudah ditunjuk oleh DKUMKMP. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Presiden Prabowo #koperasi #Koperasi Merah Putih #jenis usaha #unggulan #Bagus Susetyo #balikpapan