Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Inflasi Naik Gara-Gara Beras, Pemkot Balikpapan Dorong Warga Konsumsi SPHP Bulog

Dina Angelina • Jumat, 25 Juli 2025 | 10:20 WIB

Sekretaris Kota Balikpapan Muhaimin.
Sekretaris Kota Balikpapan Muhaimin.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan mendorong warga Kota Minyak mulai ikut mengonsumsi beras SPHP milik Bulog. Ini untuk mengatasi kelangkaan beras premium di pasaran. Sekaligus menekan angka inflasi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Balikpapan mengalami inflasi sebesar 0,82 persen pada Juni 2025. Penyumbang inflasi terbesar dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Juga: JMF 2025 Rampung, Disnaker Balikpapan Beri Waktu Seminggu Perusahaan untuk Laporan

Salah satu komoditas penyumbang inflasi yakni beras. Sekretaris Kota Balikpapan Muhaimin mengatakan, selama ini masyarakat lebih banyak mengonsumsi beras jenis medium dan premium.

“Sementara medium dan premium ini agak susah dicari di pasaran karena harganya sudah lebih dari harga eceran tertinggi (HET),” katanya. Hal ini turut meningkatkan inflasi di Kota Beriman.

Sementara stok beras Bulog sangat banyak. “Kami mengarahkan agar masyarakat mau konsumsi beras produksi Bulog,” tuturnya.

Menurutnya beras produksi Bulog juga tidak kalah memiliki kualitas yang bagus. Itu juga sekaligus menolong petani. Bulog membeli dari petani langsung, lalu dijual ke masyarakat.

Dia berharap pola konsumsi masyarakat Balikpapan bisa berubah. “Mindset-nya jangan semua lari ke beras premium dan medium,” sebutnya.

Muhaimin mengakui, tipikal konsumsi warga Balikpapan cenderung tidak peduli dengan harga. Artinya, berapa pun harga beras asal jenis premium akan dibeli.

Hingga akhirnya beras menjadi salah satu penyumbang inflasi. dia meyakini, persoalan ini hanya karena pola pikir. Seharusnya tak ada masalah dengan konsumsi beras SPHP milik Bulog.

Baca Juga: Sisir Titik Penjualan Beras di Balikpapan, Satgas Pangan Polda Kaltim Temukan Kejanggalan

Menanggapi angka inflasi saat ini, Muhaimin menuturkan masih kategori aman di bawah angka nasional. “Sampai saat ini inflasi masih aman. Semoga kondisinya bisa terjaga,” tutupnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#harga eceran tertinggi #pemkot balikpapan #SPHP #inflasi #beras premium langka #bulog