Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Diskominfo Balikpapan Berkantor di Gedung Parkir Klandasan Mulai 2026

Dina Angelina • Selasa, 29 Juli 2025 | 18:14 WIB
TERCATAT: Gedung Parkir Klandasan merupakan salah satu aset Pemkot Balikpapan. Saat ini aset yang tercatat kurang lebih hampir Rp 8 triliun berupa tanah maupun bangunan.
TERCATAT: Gedung Parkir Klandasan merupakan salah satu aset Pemkot Balikpapan. Saat ini aset yang tercatat kurang lebih hampir Rp 8 triliun berupa tanah maupun bangunan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Cari tempat kerja yang representatif, Diskominfo Balikpapan akan berpindah kantor ke Gedung Parkir Klandasan. Seperti diketahui, kantor Diskominfo saat ini hanya sementara meminjam aset Pemprov Kaltim.

Pembangunan kantor Diskominfo direncanakan mulai 2026. Mereka akan menggunakan tiga lantai di area Gedung Parkir Klandasan. Di antaranya lantai 5, lantai 6, dan lantai 7.

Kepala Diskominfo Balikpapan Erriansyah Haryono menuturkan, setiap lantai akan memiliki fungsi berbeda. Misal lantai lima dengan konsep open space yang berhubungan dengan pelayanan publik. 

“Ada fasilitas command center, studio podcast, dan lain yang bisa menjadi area co-working space juga,” katanya. Kemudian pada lantai 6 terdapat ruang kerja kepala bidang dan kepala OPD. 

Serta lantai 7 untuk ruang rapat. Kemungkinan Diskominfo bisa berpindah kantor pada pertengahan 2026. Dia optimis tidak butuh waktu lama untuk menyiapkan kantor tersebut. 

Mengingat tidak perlu membangun infrastruktur dari awal. Namun cukup menggunakan area Gedung Parkir Klandasan yang sudah ada. 

“Kami tidak mengubah struktur hanya membuat sekat sesuai kebutuhan dan peralatannya. Supaya ini bisa menjadi kantor yang layak untuk kami,” ungkapnya. 

Saat ini, Diskominfo hanya diisi oleh dua kepala bidang. Itu pun memiliki kantor terpisah. Ada yang berada di Jalan Jenderal Sudirman dan ada di Balai Kota Balikpapan.

Nantinya jika kantor permanen ini sudah rampung, pihaknya akan memiliki empat kepala bidang. Tentu akan menambah jumlah personel dan butuh tempat yang lebih representatif.

Adanya satu kantor bisa menampung semua orang bisa membuat koordinasi lebih gampang. Terkait kebutuhan anggaran kantor Diskominfo masih dalam kajian Bappeda Litbang.

Estimasi idealnya butuh anggaran Rp 30-40 miliar. Paling mahal untuk keperluan perangkat membangun ruang server. Seperti fasilitas AC kering untuk menjaga daya suhu server .

Nantinya anggaran tidak mungkin langsung serta merta. Melainkan bertahap tergantung kemampuan keuangan daerah. “Jadi berapa yang ada dulu anggaran tetap sambil jalan,” tutupnya. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#DISKOMINFO BALIKPAPAN #Gedung Parkir Klandasan