Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

RS Balikpapan Barat Minim Progres, Kontraktor Dapat Perpanjangan Waktu 150 Hari hingga November

Dina Angelina • Kamis, 31 Juli 2025 | 17:17 WIB

DIBERI KESEMPATAN: Progres pembangunan RS Sayang Ibu Balikpapan Barat, Kamis (31/7). Terlihat mulai ada aktivitas alat berat lagi.
DIBERI KESEMPATAN: Progres pembangunan RS Sayang Ibu Balikpapan Barat, Kamis (31/7). Terlihat mulai ada aktivitas alat berat lagi.
 

BALIKPAPAN - Hingga kini wujud RS Sayang Ibu Balikpapan belum kunjung terlihat. Selama berbulan-bulan, pemandangan di lokasi penuh dengan material dan alat berat saja. Imbas proyek yang minim progres, Pemkot Balikpapan kembali memberi kesempatan bagi kontraktor.

“Kami dari pemberi jasa sudah berusaha memberi kesempatan,” kata Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo kepada Kaltim Post, Kamis (31/7).

Dia berharap, kontraktor terpilih PT Ardi Tekindo Perkasa memanfaatkan waktu yang diberikan. “Perpanjangan waktu selama 150 hari atau November nanti,” tuturnya.

Bagus bercerita, kontraktor telah berjanji kepada PPTK dan pimpinan proyek. Mereka akan mengejar progres yang tertinggal secepatnya. “Sekarang sudah mulai gerak lagi aktivitas di sana,” imbuhnya.

Sebagai informasi, sebelumnya perpanjangan waktu sudah diberikan selama 180 hari. Terhitung Januari hingga Juni 2025. Seharusnya proyek ini rampung pada akhir 2025.

Kala itu, kontraktor beralasan terkendala lingkungan untuk memulai pembangunan. Seperti sengketa lahan hingga masalah dengan warga sekitar.

Maka Pemkot Balikpapan memberi penggantian waktu kontraktor yang terbuang. Bagus dalam waktu dekat meninjau lokasi pembangunan yang terletak di Jalan Letjen Suprapto tersebut.

Dia ingin melihat kondisi dan mendengar masalah yang dialami kontraktor secara langsung. Menurutnya hal ini sesuatu yang sebenarnya gampang hanya dibuat rumit kontraktor sendiri.

Misalnya jika mengalami kendala dana, maka kontraktor silakan mencari pinjaman. “Minggu depan saya akan tinjau dulu, buka komunikasi dengan kontraktor untuk mempertegas lagi,” ucapnya.

Sementara untuk pejabat pembuat komitmen (PPK) RS Sayang Ibu Rafiuddin hingga kini enggan berkomentar. Pihaknya memberi waktu bagi kontraktor menyelesaikan pekerjaan. Sesuai dengan perpanjangan waktu yang diberikan.

Editor : Muhammad Ridhuan
#kontraktor #Bagus Susetyo #RS Sayang Ibu Balikpapan