KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Tenaga medis puskesmas mulai turun ke sekolah untuk program cek kesehatan gratis (CKG) bagi siswa di Kota Minyak. Sebelumnya program penjaringan kesehatan sudah berjalan rutin setiap tahun di sekolah.
Namun kali ini resmi berganti nama menjadi CKG dengan beberapa jenis pemeriksaan lebih lengkap. Mulai dari status gizi, tinggi badan, berat badan, pemeriksaan kesehatan gigi.
"Kemudian tekanan darah, pemeriksaan telinga untuk tajam pendengaran, dan mata untuk tajam penglihatan," kata Tenaga Medis Puskesmas Batu Ampar drg. Puji Astuti.
Pihaknya akan menyasar seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 12 SMA. Bagi siswa SMP dan SMA, ada tambahan pemeriksaan gula darah dan hemoglobin.
Sedangkan untuk siswa SD mendapatkan tambahan pemeriksaan gigi. Kementerian Kesehatan akan memberikan aplikasi fluoride gigi untuk siswa SD.
Ini bertujuan mencegah kerusakan gigi dan membantu memperkuat enamel gigi. "Itu untuk anak-anak yang tidak memiliki karies," ujar penanggung Jawab Program Anak Usia Sekolah dan Remaja tersebut.
Apabila anak memiliki karies atau gigi berlubang, tim medis harus memberi tindakan lebih lanjut terlebih dahulu. "Setelah siswa sudah bebas karies, baru aplikasi fluoride bisa diberikan," tuturnya.
Lebih lanjut, aplikasi fluoride dilaksanakan di puskesmas. Puji mengaku saat ini bahan sudah tersedia. Namun pihaknya tetap harus melakukan skrining tahap awal dulu.
Dia menambahkan, program CKG berjalan secara bertahap selama satu tahun ajaran. Hingga semua siswa terlayani.
Pihaknya berupaya proses pemeriksaan bisa rampung sepenuhnya dalam waktu dekat. "Puskesmas Batu Ampar menangani total 10 sekolah. Di antaranya 8 SD, 1 SMP, dan 1 SMA," pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani