Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemerintah Kota Yokohama Kunjungi Balikpapan, Jajaki Kerjasama Transportasi, Air Bersih dan Pengolahan Air Limbah

Maria Irham • Kamis, 7 Agustus 2025 | 18:31 WIB

SERIUS: Delegasi Pemerintah Yokohama saat  pertemuan dengan Bappeda Litbang Kota Balikpapan, yang diterima langsung Tommy Alfianto (duduk, kiri) serta Muhammad Fadli Pathurrahman (kanan), Rabu (6/8).
SERIUS: Delegasi Pemerintah Yokohama saat pertemuan dengan Bappeda Litbang Kota Balikpapan, yang diterima langsung Tommy Alfianto (duduk, kiri) serta Muhammad Fadli Pathurrahman (kanan), Rabu (6/8).
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Pemerintah Kota melalui Bappeda Litbang Kota Balikpapan saat ini tengah melakukan penjajakan kerjasama dengan Pemerintah Kota Yokohama terkait penataan kota di berbagai sektor.

Hal ini ditunjukkan dengan kembali dilakukannya kunjungan Pemerintah Yokohama selama tiga hari di Kota Beriman mulai dari Rabu (6/8) hingga Jumat (8/8).

Pada kunjungan di hari pertama, para delegasi Yokohama yang dipimpin Manager for Development Cooperation Global Networks Division, City Of Yokohama Sumire Hayashi melakukan pertemuan dengan Bappeda Litbang Kota Balikpapan.

Dalam pertemuan itu hadir Sekretaris Bappeda Litbang Balikpapan Tommy Alfianto serta Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman.

Sementara pada hari kedua dilakukan site visit ke dua lokasi, yakni IPA Batu Ampar KM 8 serta IPAL Margasari. Dalam kunjungan itu rombongan dipimpin Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur dan Perekonomian Bappeda Litbang Balikpapan Muhammad Ali Ichwani.

Muhammad Ali menjelaskan kunjungan ini merupakan agenda lanjutan yang dilakukan para delegasi Yokohama untuk melihat secara langsung lokus-lokus yang akan menjadi fokus kerjasama peningkatan layanan di kota Balikpapan nantinya.

“Jadi ini merupakan lanjutan dari kerjasama antara pemerintah kota dengan Yokohama yang dibantu oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Bappenas untuk melakukan peningkatan layanan di Kota Balikpapan, di mana kali ini berfokus pada transportasi, air minum dan air limbah,” jelasnya.

Dalam kunjungan ini ada dua tim, di mana tim pertama terdiri dari Pemerintah Yokohama dan Nippon Koei Company yang telah melakukan pemaparan pada hari pertama di kantor Bappeda terkait Smart Traffic Management. Tim kedua dari Yokohama Waterworks Bureau (YWWB) melakukan site visit di IPA Batu Ampar KM 8 serta IPAL Margasari.

Photo
Photo

TINJAU LAPANGAN: Hari kedua tim Yokohama Waterworks Bureau saat site visit di IPA Batu Ampar KM 8, Kamis (7/8)

“Dalam site visit ini, mereka melihat bagaimana proses layanan dari air bersih di Kota Balikpapan, terutama yang diproduksi dari PDAM. Jadi nanti ada beberapa skenario yang akan dilakukan. Namun detailnya belum kami tahu, karena hasil dari site visit ini baru akan mereka paparkan di hari ketiga pada saat seminar di Bappeda. Dari situ baru bisa disusun skenario apa yang akan kita lakukan,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman menuturkan bahwa kerjasama yang dilakukan Pemerintah Kota dengan Yokohama saat ini juga berfokus pada transportasi.

Untuk itu Dinas Perhubungan telah melakukan langkah-langkah mendukung kebijakan Wali Kota untuk menjadikan Balikpapan menjadi Smart City dengan menghadirkan Smart Traffic Management System.

“Kita akan bekerjasama dengan Pemerintah Yokohama dan Nippon Koei untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas dengan menerapkan sistem manajemen lalu lintas pintar,” terangnya.

Smart Traffic Management yang ditawarkan ini mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengoptimalkan aliran lalu lintas dan meningkatkan keselamatan. Sistem ini menggabungkan berbagai teknologi canggih, termasuk sensor lalu lintas, kamera pengawas, dan algoritma pemrosesan data untuk menciptakan solusi yang responsif dan adaptif terhadap kondisi lalu lintas yang dinamis.

 “Kita menargetkan sistem ini akan dipasang di seluruh titik lokasi lalu lintas. Saat ini jumlah titik lokasi lalu lintas kita kurang lebih 59 titik lokasi dan mungkin kebutuhan kita akan meningkat dua kali lipat. Jadi mungkin minimal 100 titik lokasi dengan jumlah CCTV yang kebutuhannya ada yang 3 atau 4 per titik. Bila diperkalikan berarti ada 400 yang kita butuhkan dalam rangka memberikan keamanan dan kenyamanan lalu lintas kita,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Bappeda Litbang Balikpapan #Dishub Balikpapan 2025 #Pemerintah Kota Yokohama #Penjajakan Kerjasama