KALTIMPOST.ID, Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan mozaik budaya yang kaya, tempat di mana ragam tradisi dari suku-suku seperti Dayak, Kutai, Bugis, Jawa, dan lainnya hidup berdampingan.
Keberagaman ini tidak hanya menjadi identitas daerah yang tak ternilai, tetapi juga menempatkan Balikpapan sebagai representasi “Mini Indonesia” di Borneo.
Di tengah kesibukan kota, perayaan budaya menjadi hiburan tersendiri sekaligus upaya penting untuk melestarikan warisan leluhur.
Sebagai bagian dari upaya ini, Borneo Culture Week seri ke-6 dijadwalkan akan digelar pada 29–31 Agustus 2025 di Bay Park Plaza Balikpapan.
Dengan mengusung tema “Raya Budaya, Harmoni Nusantara,” festival ini berfokus pada keberagaman seni, budaya, dan kreativitas yang mewarnai Kota Beriman, sekaligus menjadi panggung bagi budaya Nusantara.
Menyatukan Ragam Budaya dalam Satu Festival
Borneo Culture Week dirancang sebagai ruang yang inklusif untuk menyatukan beragam budaya. Selama tiga hari, festival ini akan menampilkan sejumlah program utama yang menarik seperti Nusantara Menari, Svara Nusantara, hingga Pesona Busana.
Festival ini menjadi platform di mana seni dan karya anak bangsa berpadu, menciptakan energi kebudayaan yang membanggakan.
Ajang Kompetisi dan Apresiasi Seni
Festival ini juga menyediakan panggung kompetisi bagi para seniman dan pegiat budaya. Program Laga Budaya membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk berpartisipasi dan menampilkan bakat.
• Laga Tari Kreasi Nusantara: Digelar pada 29 Agustus 2025, kompetisi ini mengundang pelajar sekolah dasar untuk menampilkan tari kreasi modern dengan unsur tradisional. Pendaftaran masih dibuka sampai 25 Agustus mendatang, lho!
• Laga Menyanyi Lagu Daerah: Kompetisi ini akan berlangsung pada 30 Agustus 2025, menantang peserta berusia 15 tahun ke atas untuk membawakan lagu-lagu daerah terbaik dari Kalimantan Timur.
• Laga Busana Daerah (Fashion Show): Diadakan pada 29 Agustus 2025, kompetisi ini menampilkan busana khas Nusantara dalam format gaun pesta batik. Ada tiga kategori yang bertanding: usia 7–12 tahun, 12–18 tahun, dan 18–25 tahun. Kamu masih bisa mendaftar sampai 25 Agustus 2025.
Menggerakkan Ekonomi Kreatif dan Kuliner Lokal
Selain pertunjukan seni, Borneo Culture Week juga memberikan ruang bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan kuliner. Melalui Pasarasa, para pelaku usaha makanan dan minuman lokal dapat menyajikan menu khas daerah.
Sementara itu, Karya Raya menjadi wadah bagi para pengrajin dan seniman untuk memamerkan, menjual, dan berkolaborasi dalam menciptakan karya budaya kontemporer.
Inisiatif ini tidak hanya memperkaya pengalaman pengunjung, tetapi juga mendukung pergerakan ekonomi lokal.
Perayaan Budaya yang Terbuka untuk Umum
Berlokasi strategis di Bay Park Plaza, Borneo Culture Week merupakan perayaan budaya yang terbuka bagi seluruh masyarakat Balikpapan dan sekitarnya.
Acara ini diharapkan dapat menjadi simbol pelestarian tradisi dan inovasi, sekaligus memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota yang menjunjung tinggi kekayaan budaya Nusantara. (*)
Editor : Almasrifah