KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan tahun ini kembali mempertahankan gelar kota layak anak (KLA) kategori utama. Salah satu caranya dengan menyediakan fasilitas anak di Kota Minyak.
Seperti ruang bermain ramah anak (RBRA). Tahun ini melalui APBD Perubahan 2025, Pemkot Balikpapan mengalokasikan dana untuk penambahan RBRA.
Baca Juga: Kotanya Pendatang, Ini Daftar Kosakata Pergaulan Balikpapan yang Sering Digunakan
"Kalau di perubahan (APBD) sudah masuk rencana dua lokasi," kata Kepala DP3AKB Balikpapan Heria Prisni. Ada pun lokasinya indoor dan outdor.
Heria menjelaskan, pihaknya masih mencari lokasi yang tepat untuk penempatan fasilitas di area indoor. Sedangkan untuk area outdoor yakni perbaikan fasilitas bermain di Taman Tiga Generasi.
"Dulu sudah ada bantuan CSR, sekarang kondisinya sudah mulai hancur," imbuhnya. Mengingat anak-anak masih aktif menggunakan fasilitas ini, DP3AKB memperbaiki di lokasi yang sudah ada.
Termasuk untuk menambah fasilitas Baru. "Dua itu dulu yang kita selesaikan dalam APBD perubahan. Anggarannya satu taman sekitar Rp300-400 juta," ucapnya.
Pihaknya tentu akan mengusulkan kembali penambahan RBRA pada tahun depan. Namun harus melihat kemampuan keuangan daerah.
DP3AKB menargetkan RBRA ini bisa berada di seluruh wilayah Balikpapan. Harapannya fasilitas ini nanti bisa tersedia di enam kecamatan dan 34 kelurahan.
Itu masuk dalam renstra lima tahun mendatang. “Kami mencari lahan milik pemerintah atau lahan hibah,” tuturnya.
Pemkot Balikpapan berupaya menyediakan RBRA untuk memudahkan anak mengakses playground. Mereka tidak perlu bayar ke mall untuk menikmati area bermain.
Baca Juga: Kenapa Balikpapan Masuk WITA? Ini Penjelasan yang Bikin Kita Enggak Bingung Lagi!
"Tujuannya untuk meningkatkan sensor motorik anak," sebutnya. Sebab dengan bermain di ruang terbuka, anak bisa saling berkomunikasi dan interaksi dengan teman.
Itu mampu menumbuhkan jiwa sosial sejak dini. Selain itu, pemerintah berupaya mengubah kebiasaan anak. Tidak bergantung pada game online atau gadget. Melainkan ke aktivitas fisik secara langsung.
Menurutnya ini mencegah ketergantungan anak pada gadget. “Biasa bangun tidur langsung buka handphone, harapannya dengan fasilitas ini bisa mengubah kebiasaan itu,” katanya.
Kini RBRA sudah tersebar di empat titik Kota Beriman. Mulai dari Taman Bekapai, Taman Wiluyo Puspoyudo II, Balikpapan Islamic Center, dan Taman Tiga Generasi. (*)
Editor : Ery Supriyadi