Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tersangka yang Bunuh Sepupunya Sempat Sembunyi di Balikpapan Timur, Keterlibatan Pelaku Lain Ditelusuri

M Ibrahim • Jumat, 22 Agustus 2025 | 16:02 WIB
PENIKAMAN: Korban AFH yang tewas ditikam dievakuasi tim gabungan Polresta Balikpapan.
PENIKAMAN: Korban AFH yang tewas ditikam dievakuasi tim gabungan Polresta Balikpapan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Tersangka GSA (25) yang melakukan penganiayaan dan menewaskan AFH (19) pada Selasa (19/8/2025) lalu berhasil diamankan polisi. Kini kasusnya masih dikembangkan untuk mendeteksi adanya pelaku lain.

Dari pemeriksaan, setelah menikam korban sempat sembunyi di wilayah Balikpapan Timur (Baltim). Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Benny Ariyanto, menjelaskan bahwa kejadian berawal dari kesalahpahaman antara korban dan pelaku.

Keduanya sepakat bertemu di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Penegak, Balikpapan Selatan, untuk menyelesaikan perselisihan melalui duel.

GSA diduga menggunakan senjata tajam berupa pisau kerambit hingga melukai korban di beberapa bagian tubuhnya. AFH pun tewas di lokasi kejadian akibat luka parah.

“Korban dan pelaku sempat terlibat cekcok. Karena tersinggung dengan ucapan korban, pelaku kemudian menyerang dengan pisau kerambit hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” jelas Benny.

Usai kejadian, GSA melarikan diri ke wilayah Balikpapan Timur. Ia kemudian berpindah tempat dan bersembunyi di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara. Namun pelarian tersebut tak berlangsung lama.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, tim gabungan Jatanras Polda Kaltim, Jatanras Polresta Balikpapan, dan Reskrim Polsek Balikpapan Selatan berhasil menangkap pelaku pada Rabu (20/8/2025) sekitar pukul 08.00 Wita.

Barang bukti berupa pisau kerambit. Saat ini, GSA telah diamankan di Polresta Balikpapan untuk proses hukum lebih lanjut. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Sepupu #penganiayaan #pembunuhan #polresta balikpapan #balikpapan #senjata tajam #Penegak