Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sudah Digelar Enam Kali, Borneo Culture Week Diusulkan Masuk Program Nasional

Oktavia Megaria • Minggu, 31 Agustus 2025 | 08:57 WIB

General Manager Plaza Balikpapan Aries Adriyanto.
General Manager Plaza Balikpapan Aries Adriyanto.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Konsistensi Plaza Balikpapan dalam menggelar Borneo Culture Week, membuat ajang ini masuk ke dalam agenda Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan.

Tak hanya itu, General Manager Plaza Balikpapan Aries Adriyanto mengatakan, Disparpora Balikpapan telah menyampaikan agar event garapan mereka ini bisa diusulkan ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Baca Juga: Ruang Bersama Indonesia Hadir di Balikpapan, Jadi Tempat Aman Perempuan dan Anak

“Arahan Bu Ratih (kepala Disparpora Balikpapan) nanti event ini dikurasi untuk di bulan Oktober, masuk ke Kementerian Pariwisata. Akhirnya nanti masuk jadi event nasional, dan mau tidak mau, kami wajib melaksanakan Borneo Culture Week ini tiap tahun,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, event ini menjadi salah satu persembahan dari manajemen Plaza Balikpapan, untuk memberi edukasi kepada pengunjung.

Yakni, berkunjung ke mal itu tidak hanya sekedar berbelanja, tapi ada sisi edukasinya melalui pengenalan budaya.

“Di mana Balikpapan merupakan miniaturnya Indonesia, karena paling lengkap di Kota Balikpapan,” tambahnya.

Aries menekankan, pihaknya ingin berkolaborasi agar budaya itu tidak dilupakan, tetap terekspos dan diterima masyarakat Kaltim, khususnya Balikpapan.

Meski diakui, tantangan tentu saja dirasakan, salah satunya harus memiliki tema sendiri yang berbeda setiap tahunnya.

Pada tahun ini, Borneo Culture Week menyajikan lebih dari 50 budaya nusantara, dengan mengusung tema “Raya Budaya, Harmoni Nusantara”. Dia berharap untuk ke depan, mereka bisa terus menampilkan budaya Indonesia di festival ini.

Baca Juga: Kemeriahan HUT Ke-80 RI Masih Terasa di Kelurahan Manggar lewat Kegiatan Jalan Sehat

Untuk tahun ini, kata dia, banyak seni budaya yang ditonjolkan. Tak terkecuali tari hudoq dan tari enggang yang merupakan tari daerah khas Kaltim yang kerap ditampilkan sebagai identitas daerah.

“Jadi semakin banyak kami tampilkan tarian, orang semakin tahu bahwa tarian di Indonesia ternyata banyak. Jadi salah satu misi kami ke depan adalah merotasi tarian-tarian itu untuk ditampilkan di sini,” tutupnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#kemenpaekraf #Plaza Balikpapan #borneo culture week #event budaya nasional