Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Dorong Digitalisasi Laporan Koperasi, DKUMKMP Balikpapan Gelar Pelatihan Pelaporan Keuangan

Supriyono Lupus • Senin, 1 September 2025 | 19:58 WIB
Heruressandy Setia Kesuma bersama pemateri dan peserta pelatihan pelaporan keuangan koperasi. (FOTO LUPUS/KP)
Heruressandy Setia Kesuma bersama pemateri dan peserta pelatihan pelaporan keuangan koperasi. (FOTO LUPUS/KP)

KALTIMPOST.ID-Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan menggelar pelatihan pelaporan keuangan bagi koperasi.

Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu (1–3/9) di Hotel Zurich Balikpapan.

Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengurus dalam menyusun laporan keuangan yang akuntabel, transparan, serta sesuai standar akuntansi koperasi.

Kepala DKUMKMP Balikpapan Heruressandy Setia Kesuma membuka kegiatan tersebut. Dia didampingi Kepala Bidang Koperasi dan UMKM DKUMKMP Balikpapan Gina Andriyani.

Menghadirkan sebanyak 35 koperasi yang telah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) dan narasumber yang dihadirkan Muhammad Faishol Khusni selaku kepala Lembaga Pendidikan Perkoperasian (Lapenkop) Jawa Timur sekaligus sebagai pelatih senior, serta Irwan Agustino sebagai pelatih dari Lapenkop.

Gina Andriyani mengatakan, pelatihan itu penting untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait komponen laporan keuangan, kebijakan akuntansi koperasi sesuai Peraturan Menteri Koperasi Nomor 2 Tahun 2024 sekaligus mempererat hubungan antara DKUMKMP dengan para pengurus koperasi.

“Kami ingin pengurus koperasi mampu menyusun laporan keuangan yang sesuai standar, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan. Itu juga menjadi sarana silaturahmi dan komunikasi antara dinas dengan pengurus koperasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKUMKMP Balikpapan Heruressandy Setia Kesuma menekankan pentingnya akuntabilitas laporan keuangan, sejalan dengan tuntutan Kementerian Koperasi yang kini mendorong digitalisasi laporan koperasi.

“Digitalisasi menjadi fokus utama untuk mempermudah administrasi dan pelaporan. Harapannya semua koperasi bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan ini,” jelasnya.

Heru mengungkapkan, masih terdapat 16 koperasi di Balikpapan yang belum melaksanakan RAT tahun lalu.

Menurutnya, informasi lengkap dari pengurus sangat dibutuhkan untuk menghindari kesulitan bagi anggota, terutama dalam hal pelaporan.

Baca Juga: Perubahan Regulasi Pusat Ganggu Jadwal KUA-PPAS Kutim, Ketua DPRD Pastikan Masih Sesuai Batas Waktu

Melalui pelatihan itu, DKUMKMP Balikpapan berharap peserta bisa memahami teknik penyusunan laporan keuangan yang baik, mengenali komponen serta periode penyampaian laporan, hingga mampu menghasilkan laporan keuangan koperasi yang lebih profesional.

“Dengan penguasaan dasar-dasar akuntansi dan pemanfaatan aplikasi digital, diharapkan koperasi semakin efektif, transparan, dan berkelanjutan di masa depan,” tambah Heru. (pus/pms/rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #Pelaporan Keuangan #Digitalisasi Absensi #Kutai Barat #pelatihan digital