Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Balikpapan Targetkan Investasi Rp 22 Triliun, Semester I/2025 PBG Baru Capai Rp 5,7 Miliar

Dina Angelina • Jumat, 5 September 2025 | 14:29 WIB

Kepala DPMPTSP Hasbullah Helmi. (ANGGI PRADITHA/KP)
Kepala DPMPTSP Hasbullah Helmi. (ANGGI PRADITHA/KP)

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Tahun ini, Kementerian Investasi dan Hilirisasi menargetkan nilai investasi bisa sebesar Rp 22 triliun di Kota Minyak. Ini tentu membutuhkan kerja keras DPMPTSP Balikpapan.

Jika berkaca pada 2024, DPMPTSP ditargetkan mendapatkan investasi sebesar Rp 20 triliun. Sementara realisasi yang tercapai mampu melampaui target yakni Rp 24 triliun. 

“Semoga tahun ini mudah-mudahan bisa tercapai target lagi,” kata Kepala DPMPTSP Balikpapan Hasbullah Helmi. Hemi mengakui, saat ini yang masih riskan dari retribusi persetujuan bangunan gedung (PBG). 

Baca Juga: Export Center Dorong Pengembangan UMKM Lokal, Target Tembus Skala Nasional hingga Internasional

Pihaknya mencatat hingga semester pertama 2025, pencapaian dari PBG sebesar Rp 5,7 miliar. “Target kami tahun ini Rp 15 miliar. Artinya belum sampai setengah dari target,” tuturnya. 

Helmi menjelaskan, PBG tahun lalu ditargetkan Rp 10 miliar. Terbukti dengan realisasinya mampu melampaui target sebesar Rp 15 miliar. Selain itu, DPMPTSP juga berupaya mempercepat pengurusan site plan bangunan umum dan perumahan. Ini yang kerap menjadi keluhan pengusaha.

Maka beberapa waktu lalu, pihaknya sudah menggelar forum konsultasi publik. Ini melibatkan peran aktif masyarakat dan pemangku kepentingan dalam perencanaan pembangunan.

Baca Juga: Pemkot Balikpapan Salurkan Bantuan Sembako untuk Disabilitas dan Lansia Tidak Mampu Selama 12 Bulan

Dalam kesempatan ini menampung saran dan aspirasi masyarakat selama mengurus site plan. “Kami berusaha mempercepat dan mempermudah proses site plan,” tutupnya.

Sebagian besar pengembang sudah menyampaikan rinci rencana site plan perumahan dan fasilitas umum. Di antaranya jalan lingkungan, drainase, ruang terbuka hijuan, dan fasilitas sosial lainnya.

Catatan penting dari diskusi antara lain perlu pengelolaan air limbah yang baik. Kemudian penyesuaian terhadap rencana tata ruang kota dan jaminan ketersediaan prasarana umum. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#investasi balikpapan #Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)