KALTIMPOST.ID-Suasana ceria menyelimuti atrium Living Plaza Balikpapan, Sabtu (6/9) siang, ketika puluhan anak usia 3–10 tahun berpartisipasi dalam acara bertema “Tokoh Cerita Naik Panggung”.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Read Aloud Festival yang digagas Read Aloud Balikpapan, komunitas pencinta membaca nyaring di Kota Minyak.
Acara dimulai pukul 13.00 WITA dengan sesi Short Talk Read Aloud, di mana para peserta diajak mengenal lebih dekat dunia membaca nyaring melalui berbagai cerita menarik.
Tak sekadar mendengarkan, anak-anak juga diberi kesempatan memerankan tokoh cerita favorit mereka di atas panggung.
“Kami ingin anak-anak merasakan langsung menjadi bagian dari cerita, sehingga imajinasi mereka tumbuh dan kecintaan terhadap membaca semakin kuat,” ujar Ketua Read Aloud Balikpapan Ratna Ningsih kepada Kaltim Post.
Selain sesi membaca nyaring, festival ini juga dimeriahkan dengan berbagai aktivitas kreatif seperti parade kostum, crafting, games, hingga ice breaking.
Para peserta yang tampil memukau di panggung mendapat apresiasi berupa e-sertifikat, paket hadiah, souvenir, doorprize, dan handycraft.
“Semua kegiatan ini dirancang agar anak-anak belajar sambil bermain, karena kami percaya proses belajar akan lebih efektif jika menyenangkan,” tambah Ratna.
Menariknya, acara ini digratiskan untuk para pendamping anak. Ratna menjelaskan, dukungan orangtua menjadi kunci suksesnya minat baca anak.
“Kami ingin orang tua ikut terlibat. Membaca nyaring bukan hanya tugas guru, tapi juga orang tua di rumah,” tegasnya.
Festival ini mendapat dukungan dari berbagai sponsor, termasuk CFC, Kinara Baby Spa, dan sejumlah pelaku usaha lokal.
Antusiasme peserta tampak dari jumlah pendaftar yang membludak dan semangat anak-anak mengikuti setiap rangkaian acara.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahunan, agar semakin banyak anak Balikpapan yang gemar membaca dan berani berekspresi,” tutup Ratna.
Acara pun ditutup dengan foto bersama seluruh peserta, pendamping, dan panitia, meninggalkan senyum puas dan semangat baru untuk terus menghidupkan budaya membaca di tengah keluarga. (rd)
Editor : Romdani.