KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Balikpapan bakal memenuhi kebutuhan guru melalui program kontrak kerja individu (KKI). Rencananya KKI bisa segera meluncur Januari 2026.
Disdikbud Balikpapan memperkirakan proses rekrutmen KKI sudah bisa berjalan sejak November 2025. Ini karena perlu memastikan berapa kebutuhan guru dan tenaga kependidikan secara riil.
Kemudian harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik mengatakan, pihaknya membutuhkan tenaga guru sekitar 500-600 orang.
Mereka akan mengisi semua jenjang mulai dari PAUD hingga SMP. Terkecuali SMA karena masuk kewenangan provinsi. “Sistemnya mereka melalui kontrak setiap tahun,” katanya.
Ada pun KKI ini merupakan adopsi dari Pemprov DKI Jakarta. Irfan memastikan, cara ini boleh dilakukan untuk mengisi kebutuhan tenaga pendidik. Bahkan siap ditiru oleh beberapa daerah.
“Sekarang yang tidak boleh kan mengangkat naban,” tuturnya. Itu yang menimbulkan masalah kekurangan guru. Namun pelaksanaan program KKI membutuhkan alokasi anggaran dari APBD.
“Anggarannya sudah kami siapkan tahun depan. Mungkin sekitar November-Desember tahun ini, kami mulai rekrutmen,” ujarnya. Harapannya guru dari KKI sudah bisa mulai mengajar pada Januari 2026.
Sistem rekrutmen menggunakan computer assessment test (CAT). Disdikbud Balikpapan akan mengumumkan berapa formasi yang dibuka serta syarat dan ketentuan untuk melamar posisi tersebut.
“Latar pendidikan minimal S-1 dan harus linier yang paling penting,” ujarnya. Contoh untuk formasi guru bahasa Indonesia, maka lowongan yang dibuka juga untuk lulusan pendidikan bahasa Indonesia.
Khusus tenaga KKI, Pemkot Balikpapan mengalokasikan anggaran sementara sekitar Rp 20-30 miliar dari APBD 2026. Tapi untuk jumlah pasti yang direkrut, pihaknya harus melihat kemampuan keuangan daerah.
“Sekarang kita lihat lagi situasinya setelah ada tambahan sekitar 100-an guru dari PPPK,” imbuhnya. Kemudian menghitung jumlah guru yang pensiun dalam periode September hingga Desember 2025.
“Itu punya pengaruh juga, makanya kita akan lihat dulu,” imbuhnya. Nantinya tenaga kependidikan juga termasuk yang direkrut melalui KKI. Itu terdiri dari administrasi, kebersihan, dan keamanan sekolah. (*)
Editor : Duito Susanto