BALIKPAPAN - Upaya mendorong transportasi yang terintegrasi di Kota Minyak. Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan menyusun rencana induk jaringan lalu lintas angkutan jalan dan rencana induk jaringan trayek angkutan kota.
Ini sebagai pedoman bagi masyarakat untuk mengakses berbagai moda transportasi yang tersedia. “Targetnya bisa terlaksana selambat-lambatnya pada awal tahun 2026,” kata Kepala Dishub Balikpapan M Fadli Pathurrahman.
Dia mengatakan, dokumen ini merupakan acuan memilah dan memilih jalur transportasi. Kemudian membagi transportasi yang ada. “Saat ini sudah ada empat jenis transportasi di Balikpapan,” ucapnya.
Di antaranya transportasi pribadi, transportasi online, transportasi umum, dan transportasi massal. Seperti angkutan kota, salah satu jenis transportasi yang sudah mulai sangat ditinggalkan oleh masyarakat.
Baca Juga: Harhubnas 2025, Dishub Targetkan Akselarasi Transportasi Demi Layani Warga
“Karena kondisinya yang kurang baik dan perlu perbaikan,” sebutnya. Nantinya dengan dokumen rencana induk jaringan transportasi dapat mengubah kondisi tersebut.
“Kami memilah siapa saja di setiap segmen transportasi yang ada,” tuturnya. Tujuannya agar semua segmen transportasi bisa berjalan aman dan lancar karena saling bersinergi.
Misalnya angkutan kota berubah menjadi angkutan feeder. “Kita dapat menciptakan transportasi yang lebih nyaman bagi masyarakat,” sebutnya. Tentu lebih pasti dari sisi waktu dan tertib bagi pengendara transportasi tersebut.
Ke depan, warga bisa membaca moda transportasi apa saja yang bisa digunakan setiap kali ingin berpergian. Contoh dari kantor Dishub menuju Balai Kota Balikpapan, maka akan menggunakan dua jenis transportasi.
Baca Juga: 1.551 Bidang Tanah Milik Pemkot Balikpapan Masih Proses Sertifikasi, Buka Peluang Kerja Sama
“Mulai angkutan kota sampai dengan Balikpapan City Trans. Pola pembayaran cukup hanya satu kali dan sifatnya cashless,” bebernya. Sebab semua moda transportasi dapat terhubung dan terintegrasi.
“Ini akan menggunakan sistem yang berkolaborasi dengan traffic management center (TMC) milik Dishub,” ungkapnya. Harapannya memudahkan masyarakat setiap kali bepergian.
Mereka bisa menentukan jenis dan jalur transportasi. “TMC akan memberikan informasi secara update terkait jalur-jalur yang hari ini anda lewati itu aman dan lancar atau tidak macet,” tandasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki