KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas para wirausaha, sekaligus menawarkan alternatif produk unik bernilai jual, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan menggelar pelatihan kerajinan macrame.
Kegiatan ini berlangsung Rabu (17/9/2025) di Grand Tjokro Hotel. Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala DKUMKMP Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma, didampingi Kepala Bidang Industri Kecil Menengah, Indira Purnama Jaya.
Baca Juga: Cegah Paham Radikalisme, Terorisme dan Intoleransi, Ini yang Dilakukan Polda Kaltim
Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas pelaku UMKM, pelaku UMKM difabel, Perempuan Kepala Keluarga (Pekka), dan warga miskin yang telah terkurasi oleh pendamping UMKM dari DKUMKMP.
Heruressandy menegaskan bahwa pelatihan ini diharapkan memberi manfaat optimal bagi peserta. Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen mendukung pengembangan UMKM agar mampu menghasilkan produk kreatif yang berdaya saing.
“Kerajinan macrame bukan sekadar seni merangkai simpul tali secara dekoratif. Kini, macrame telah menjadi tren dengan sentuhan modern, memiliki nilai estetika sekaligus nilai ekonomi tinggi,” ujarnya.
Baca Juga: Nggak Perlu ke Kantor Cabang! Ini Jadwal BPJS Keliling di Balikpapan Utara Pekan Depan
Kegiatan ini menghadirkan Astrid Victoria Lantu, pemilik Blue by Astrid sekaligus pengrajin macrame di Balikpapan. Selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (17–19/9), peserta dilatih membuat beragam produk seperti tas, gantungan kunci, tatakan (coaster), hingga dekorasi dinding. “Kami berharap para peserta dapat berinovasi, memanfaatkan bahan yang tersedia, dan menciptakan produk yang mampu bersaing di pasar,” tutup Heru. (*)
Editor : Ery Supriyadi