Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ambisi Bangun 33 PSEL di Tanah Air, Klaim Mengatasi 60-70 Persen Sampah Nasional pada 2028

Dina Angelina • Jumat, 19 September 2025 | 16:59 WIB
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno.
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Berdasarkan catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, produksi sampah di Balikpapan sudah mencapai 550 ton per hari. MPR RI mendorong pengelolaan sampah dengan baik di Kota Minyak.

Mengingat TPA juga mempunyai batas usia untuk mampu menampung sampah selamanya. “Harus ada upaya karena sampah setiap hari bertambah penduduk juga bertambah,” Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno.

Terlebih posisi Balikpapan sebagai pintu gerbang Kaltim dan kota penyangga IKN. Maka ada geliat ekonomi hingga pendatang yang membuat produksi sampah juga pasti meningkat.

Sehingga harus ada penyelesaian, terutama kota-kota besar. Itu yang membuatnya berkunjung memberi dukungan kepada Pemkot Balikpapan. Khususnya agar masalah sampah bisa selesai ke depannya.

“Bagaimana nanti volume sampah bisa diurai dengan PSEL,” imbuhnya. Dia menambahkan, pemerintah pusat berencana membangun instalasi PSEL tersebar di 33 tempat se-Indonesia.

Itu mendukung revisi peraturan presiden (perpres) 35 Tahun 2018. Isinya tentang percepatan pembangunan instalasi pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

“Tujuannya untuk mengurangi masalah sampah yang saat ini sudah masuk fase darurat,” tuturnya. Eddy berharap, pembangunan PSEL bisa menyelesaikan masalah sampah di Tanah Air.

“Targetnya PSEL sudah menyelesaikan kurang lebih 60-70 persen masalah sampah nasional pada 2028,” tuturnya. Dia meyakini, hal ini turut mampu mengatasi TPA Manggar yang diprediksi penuh tiga tahun lagi.

“Masalah ini bisa selesai sebelum tiga tahun,” tegasnya. Apalagi sembari melakukan berbagai upaya lain dalam pengelolaan sampah. Mulai dari tempat pengolahan sampah terpadu (TPST), bank sampah, dan PSEL. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#produksi sampah #PSEL #sampah #tpa #balikpapan