KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kawasan perkantoran di Jalan Ruhui Rahayu 1 mendapat sentuhan penataan. Saat ini masih dalam progres dan tampilannya akan semakin cantik dan estetik.
Perbaikan pedestrian dari kantor Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) hingga BSCC Dome. Semua perkantoran memiliki konsep tanpa pagar.
“Penataan pedestrian ini sepanjang 1,2 kilometer dengan nilai anggaran Rp 14 miliar,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan Rita. Target pekerjaan selesai Desember 2025.
Rita menuturkan, pekerjaan paling lama berada di titik BSCC Dome. Pihaknya sempat menunda pembongkaran karena kegiatan HUT RI 17 Agustus.
“Lalu ada utilitas pipa PDAM, jadi kita masih koordinasi,” tuturnya. Selain trotoar, ada perbaikan saluran juga yang memakan anggaran terbesar.
Apalagi ada dua saluran di sisi kiri dan kanan. “Sementara untuk penataan trotoar hanya finishing yang terlihat di bagian atas saluran,” imbuhnya.
Kawasan perkantoran tanpa pagar ini membuat tampilan lebih fresh. Masyarakat juga bisa langsung melihat bangunan OPD.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan, tidak ada yang salah untuk mencoba sesuatu hal positif dari daerah atau negara lain. Ini merupakan hal baru di Kota Beriman.
“Insyaallah nanti masing-masing OPD akan memberikan penjagaan lebih karena tidak ada pagar,” imbuhnya. Namun ini merupakan upaya agar pejalan kaki semakin nyaman berada di pedestrian.
Kemudian ditambah penataan lampu hingga tanaman di sekitarnya. Pemasangan batu alam yang juga akan membuat pedestrian semakin rapi dan tertata seragam.
Sekaligus mempercantik wajah Kota Minyak. Seperti pedestrian di Jalan MT Haryono dan Jalan Ahmad Yani yang kini sudah dalam progres.
Bagus menyebutkan, semua jalan protokol akan ditata secara bertahap. “Selain untuk keindahan dan kenyamanan pejalan kaki. Ini bisa menjadi ikon kota,” sebutnya.
Dinas PU melakukan perluasan trotoar untuk memberi fasilitas yang nyaman bagi pejalan kaki. Serta turut mendorong warga untuk mau memulai budaya jalan kaki. (*)
Editor : Ismet Rifani