BALIKPAPAN - Kelompok Asuhan Mandiri Puskesmas di RT 20 Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Kota mengikuti penilaian untuk lomba Asuhan Mandiri Tamaman Obat Keluarga (Asman Toga) dan Akupresur Tingkat Provinsi Kaltim 2025. Kelompok Asuhan Mandiri ini mewakili Kota Balikpapan.
Verifikasi lapangan oleh tim juri berasal dari Biro Kesra Setprov Kaltim, DPMPD Kaltim, Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Disperindagkop Kaltim, Dinas Pariwisata Kaltim, Pokja IV TP-PKK Provinsi Kaltim, Fakultas Farmasi Unmul, Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Tim Kerja Pelayanan Kesehatan Tradisional, dan Tim Kerja Kefarmasian Diskes Provinsi Kaltim, Kamis (2/10/2025).
Kegiatan ini bertujuan mendorong pemanfaatan tanaman obat keluarga dan akupresur dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Turut hadir Camat Balikpapan Kota, Rosin Suparlan, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Balikpapan Kota, Sri Santi Rosin Suparlan serta Lurah Damai Kanti Suharjo.
Rosin mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga diharapkan membawa manfaat positif bagi masyarakat Balikpapan Kota. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi dan membentuk dikawasan RT lainnya untuk masing-masing kelurahan melalui penggunaan tanaman toga.
“Selain manfaat kesehatan, seperti obat keluarga, kegiatan ini juga dapat mendorong kreativitas ekonomi di masyarakat," jelas Rosin.
Contoh yang disebutkannya termasuk pemanfaatan hasil tanaman toga untuk produk makanan dan oleh-oleh khas. Ada juga tentang inovasi dalam pengolahan bahan-bahan lokal, seperti daun telang untuk membuat minuman.
Menurut Camat Rosin, kegiatan ini juga sangat penting dengan keterlibatan warga dalam mengembangkan inisiatif untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
"Karena Asman Toga sangat bermanfaat untuk masyarakat, selain juga dimanfaatkan untuk menumbuhkan ekonomi kreatif melalui hasil tanaman yang diolah menjadi ciri khas wilayah masing-masing," ujarnya. (*)
Editor : Sukri Sikki