Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sembilan Bulan, Sudah Ribuan Hektare Lahan di Kaltim Ditanami Jagung

M Ibrahim • Kamis, 9 Oktober 2025 | 18:11 WIB
TANAM JAGUNG. Penanaman jagung serentak kuartal IV dilakukan Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro dan jajaran.
TANAM JAGUNG. Penanaman jagung serentak kuartal IV dilakukan Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro dan jajaran.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Selama kurun waktu sembilan bulan sejak Januari 2025, sudah ribuan hektare lahan di Kaltim ditanami jagung. Ini diungkapkan Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro saat menghadiri penanaman jagung serentak kuartal IV digelar di Polsek Balikpapan Timur,

Pihaknya beri dukungan penuh terhadap program Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya sektor jagung.

“Seluruh jajaran penanaman jagung serentak seluas 184,65 hektare,” terang Endar. Sejak Januari - Oktober 2025, total lahan yang telah ditanami jagung di Kaltim mencapai 1.322,76 hektare.

“Hasil panen sekitar 6.137 ton. Angka ini meningkat hingga 213 persen dibanding tahun sebelumnya,” tuturnya.

Acara ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, terpusat di Polda Banten, serta dihadiri Wakil Presiden RI, Kapolri, dan jajaran kementerian terkait melalui sambungan virtual.
Endar menilai, peningkatan signifikan tersebut menjadi bukti mulai tumbuhnya budaya menanam jagung di kalangan masyarakat.

“Perlunya kerja keras untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi agar selaras dengan target nasional sesuai kuota daerah,” urainya,

Salah satu terobosan yang diapresiasi publik adalah pemanfaatan lahan pasca tambang atau lahan ekstambang untuk pertanian produktif. Dari total lahan yang telah digarap, sekitar 150,9 hektare merupakan lahan eks tambang, dan 43,2 hektare di antaranya sudah siap tanam.

“Lahan yang selama ini terlantar kini bisa menjadi lahan produktif. Selain mendukung ketahanan pangan, hal ini juga berdampak positif pada rehabilitasi lingkungan dan penghijauan,” paparnya.

Kapolda Kaltim juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menggandeng akademisi dari Universitas Mulawarman, pemerintah daerah, serta pelaku usaha di sektor perkebunan dan pertambangan.

“Kami membutuhkan dukungan para ahli dan mahasiswa untuk mencari formula bibit dan pola tanam yang cocok dengan kondisi tanah Kaltim, termasuk lahan ekstambang,” ungkapnya.

Selain itu, Polda Kaltim juga bekerja sama dengan 112 perusahaan kelapa sawit di bawah koordinasi GAPKI dan non-GAPKI melalui skema tumpang sari. Dari total lahan 546 hektare yang disiapkan, 332 hektare telah ditanami jagung. (*)

Editor : Ismet Rifani
#tanam jagung #Kapolda Kaltim Endar Priantoro #Ketahanan pangan 2025