BALIKPAPAN - Aktivasi identitas kependudukan digital (IKD) terus digalakkan pemerintah. Bahkan targetnya pada tahun depan, penerima bantuan sosial sudah menggunakan IKD. Penggunaan IKD nantinya berfungsi untuk semua pelayanan publik. Saat warga ingin mengakses layanan cukup menggunakan IKD saja. Tanpa perlu membawa fisik KTP-el.
Meski saat ini implementasi masih bertahap digunakan di perbankan hingga bandara. Disdukcapil juga sembari mempersiapkan masyarakat untuk aktivasi IKD. “Kami ingin semua pelayanan yang mengakses pelayanan dukcapil, mereka sudah aktivasi IKD,” tuturnya. Tirta menyebutkan, aktivasi IKD bisa dilakukan di kecamatan, mall pelayanan publik, atau kantor Disdukcapil Balikpapan.
Pihaknya berencana aktivasi IKD juga bisa dilakukan di kelurahan. Namun ini masih dalam persiapan dan koordinasi. Sebab kelurahan perlu akun untuk membuka Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).
“Nanti kita melalui SK walikota mengajukan permohonan ke Kementerian Dalam Negeri. Dalam hal ini Dirjen Dukcapil untuk membuatkan akunnya," bebernya. Harapannya dengan pendekatan pelayanan di kelurahan, warga semakin mudah aktivasi IKD. Tirta berpesan masyarakat tetap waspada terhindar dari oknum penipu.
Dia meminta tidak perlu merespons jika ada yang menghubungi melalui WhatsApp (WA) atau telpon untuk aktivasi IKD. Sebab semua layanan dukcapil perlu masyarakat yang hadir secara langsung. "Kalau ada yang WA abaikan saja karena itu penipuan. Silakan lakukan aktivasi hanya dengan kanal resmi," tegasnya. Artinya kalau bukan Informasi resmi silakan abaikan. (*)
Editor : Muhammad Rizki