BALIKPAPAN-Imbas pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Kini Balikpapan dipastikan kehilangan pendapatan daerah hingga Rp 1,05 triliun dalam APBD 2026.
Tersisa kurang dari Rp 800 miliar yang bisa diterima oleh Kota Minyak. Sebab seharusnya TKD yang diterima Balikpapan mencapai Rp 1,8 triliun. Walhasil sejumlah rencana pembangunan tentu akan terganggu.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Yusri menyebutkan, beberapa kegiatan infrastruktur kemungkinan tidak berjalan tahun depan. Contohnya pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur yang sudah masuk perencanaan.
Baca Juga: Jika Pemangkasan TKD Terjadi, Ini Proyek di Balikpapan yang Bakal Terdampak
“Nanti akan dikaji ulang lagi, kemungkinan bisa ikut ditunda dulu,” ucapnya kepada awak media Senin (13/10). Sementara kegiatan yang dapat berjalan tetap mengikuti visi-misi kepala daerah. “Terutama penanganan banjir karena masuk program prioritas,” katanya. Namun berbagai proyek yang akan dipangkas ini masih perlu pembahasan lebih lanjut dan rinci.
Menurutnya perlu pertimbangan ulang melihat mana proyek yang paling prioritas dan memungkinkan terlaksana pada 2026. “Nanti kita bahas kembali apa proyek-proyek ini bisa dilaksanakan atau tidak,” imbuhnya.
Yusri menyebutkan, keputusan final tentang postur APBD 2026 ini bisa diketahui sekitar November. “Biasanya karena sambil menunggu persetujuan dari gubernur dulu,” tandasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki