KALTIMPOST.ID-Akhir pekan menjadi momen yang dinantikan para pecinta touring untuk melepas penat dan menikmati perjalanan panjang di atas roda dua.
Namun, di balik keseruan menjelajah jalanan, keselamatan tetap menjadi hal utama yang harus diperhatikan setiap pengendara.
Instruktur Astra Motor Kaltim 1 Muhammad Aditya Wicaksana menegaskan, pentingnya kedisiplinan dan koordinasi dalam touring berkelompok.
“Sepeda motor tidak hanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga sering digunakan untuk touring sesama riders. Karena itu, penting memahami etika dan keselamatan berkendara berkelompok agar perjalanan lancar dan selamat sampai tujuan,” tuturnya.
Astra Motor Kaltim 1 membagikan lima tips utama agar kegiatan touring berjalan aman, nyaman, dan tertib. Pertama, setiap rombongan perlu memiliki struktur yang jelas.
Yaitu road captain sebagai pemimpin dan penentu arah, sweeper yang menjaga bagian belakang, serta voice officer atau teknisi yang memastikan komunikasi dan kondisi kendaraan berjalan baik.
“Tiga peran ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan kelancaran di jalan raya,” jelas Aditya.
Kedua, para pengendara disarankan memahami dan menggunakan hand sign atau isyarat tangan sebagai bentuk komunikasi antarriders.
Isyarat itu digunakan untuk memberi tanda seperti belok, berhenti, ada jalan berlubang, atau instruksi mendahului.
“Dengan memahami hand sign, setiap anggota bisa mengantisipasi kondisi jalan dan menghindari potensi bahaya,” tambahnya.
Tips ketiga, seluruh peserta touring wajib mengikuti arahan road captain dan sweeper. Itu mencegah adanya perilaku ugal-ugalan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Keempat, sebelum berangkat, rombongan perlu menyepakati formasi berkendara yang aman, seperti pola zig-zag atau selang-seling.
Formasi itu membantu menjaga jarak antar motor dan memudahkan pengendalian ketika menghadapi situasi mendadak di jalan.
Terakhir, para riders diimbau untuk selalu menghormati pengguna jalan lain. “Hindari menutup jalur atau menghalangi kendaraan lain hanya demi kepentingan rombongan. Touring itu menyenangkan, tapi jangan sampai mengorbankan keselamatan atau ketertiban di jalan,” tegas Aditya.
Ia menutup, melalui edukasi ini, Astra Motor Kaltim 1 berharap komunitas motor di Kaltim semakin sadar pentingnya keselamatan dan etika berkendara.
Dia mengatakan, touring bersama akan terasa lebih bermakna jika seluruh anggota dapat menikmati perjalanan dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
“Selalu utamakan keselamatan dan tetap #Cari_Aman saat di jalan. Touring bukan soal seberapa cepat sampai, tapi bagaimana semua bisa tiba dengan selamat dan bahagia,” ucapnya. (rd)
ULIL MUAWANAH
Editor : Romdani.