Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Penataran Fungsi Penerangan Kodam VI/Mulawarman Berakhir, 120 Prajurit Ditempa Jadi Komunikator Profesional dan Adaptif

Romdani. • Senin, 20 Oktober 2025 | 20:36 WIB
Para prajurit TNI mengikuti Penataran Fungsi Penerangan Kodam VI/Mulawarman.
Para prajurit TNI mengikuti Penataran Fungsi Penerangan Kodam VI/Mulawarman.

KALTIMPOST.ID-Penataran Fungsi Penerangan Kodam VI/Mulawarman resmi ditutup, Jumat (17/10).

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari di Balai Sudirman itu menjadi momentum penting dalam peningkatan profesionalisme dan kemampuan komunikasi 120 prajurit penerangan dari berbagai satuan di jajaran Kodam VI/Mulawarman.

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo.

Peserta berasal dari unsur penerangan Korem, Kodim, Brigif, Batalyon, hingga Balak jajaran.

Selama lima hari, mereka dibekali beragam materi untuk memperkuat keterampilan teknis dan komunikasi strategis sebagai ujung tombak informasi TNI AD di wilayah Kalimantan.

Pada hari terakhir, pelatihan difokuskan pada penguatan kemampuan berbicara di depan publik dan penyusunan pesan strategis.

Mayor Inf Hariyanto membuka sesi dengan materi public speaking, mencakup penguasaan panggung, penataan diksi, hingga peningkatan rasa percaya diri saat berbicara di hadapan audiens.

Kemudian, Kapten Cke Wiwin W. memberikan pelatihan mengenai teknik penulisan sambutan, amanat, serta naskah strategis untuk memastikan pesan pimpinan dapat tersampaikan secara efektif dan berkesan.

Sebagai materi pamungkas, Kapten Caj Ihlasul Amal menyajikan pelatihan penulisan berita militer berbasis formula komprehensif serta strategi menghadapi isu di media sosial.

Materi itu dinilai krusial agar para prajurit mampu beradaptasi dengan cepat terhadap dinamika komunikasi publik di era digital.

Dalam arahannya, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo mengapresiasi semangat dan dedikasi seluruh peserta.

Ia menekankan bahwa prajurit penerangan memiliki peran strategis dalam membentuk citra positif TNI Angkatan Darat di mata masyarakat.

“Gunakan kemampuan yang diperoleh untuk menghasilkan karya informasi yang profesional, objektif, dan konstruktif bagi citra satuan. Prajurit penerangan harus menjadi teladan dalam menyampaikan informasi yang membangun,” tegasnya.

Penataran itu menutup rangkaian pembinaan personel penerangan di lingkungan Kodam VI/Mulawarman tahun 2025.

Seluruh peserta kini kembali ke satuan masing-masing dengan bekal keterampilan baru. Mereka siap menjadi komunikator tangguh dan adaptif menghadapi tantangan informasi di lapangan. (rd)

Editor : Romdani.
#ibu kota nusantara #prajurit TNI AD #Kodam mulawarman #Kutai Barat #Penerangan TNI AD