BALIKPAPAN - Fasilitas traffic management center (TMC) Dinas Perhubungan bakal berubah menjadi Balikpapan Connectivity (B-Connect). Transformasi layanan ini rencananya hadir secara lengkap pada akhir tahun 2025.
Kepala Dinas Perhubungan M Fadli Pathurrahman mengatakan, layanan B-Connect akan memberikan beberapa fasilitas baru sekaligus. Terdiri konektivitas data, jaringan lalu lintas, dan kolaborasi bersama stakeholder.
Fadli mengakui, TMC yang sebelumnya sudah menjadi sarana. Namun belum berfungsi optimal karena berbagai kendala. “Kekurangan kekuatan bandwidth untuk bisa mengakses data yang stabil dan update,” ucapnya.
Rencananya pada akhir tahun dilakukan peningkatan bandwidth. Saat ini kapasitas bandwidth di TMC hanya 50 megabits per second (Mbps). Itu terlalu rendah untuk bisa membagikan data kepada masyarakat luas.
Setidaknya butuh kapasitas 200-250 Mbps untuk dapat menunjukan data real time kepada masyarakat. “Sehingga tidak ada informasi lelet dan bisa dinikmati real time oleh masyarakat,” sebutnya.
Pihaknya akan membangun konektivitas dengan rencana induk jaringan angkutan kota. Ini menjadi dokumen penting pergantian antar moda dan termuat dalam B-Connect.
“Warga bisa leluasa dan nyaman menggunakan transportasi publik,” tuturnya. Sebab kini pergantian antar moda transportasi masih rumit dan belum memberi kemudahan.
“Sesuai arahan wali kota meminta Dishub bisa membawa masyarakat beralih dari transportasi pribadi ke transportasi publik,” ungkapnya. Nantinya peta jalur transportasi publik juga bisa diakses dari B-Connect.
Termasuk soal maraknya kecelakaan di titik-titik tertentu karena konektivitas lalu lintas masih tidak layak. Dishub membutuhkan perubahan rekayasa lalu lintas setiap saat untuk membuat pengendara disiplin dan minimalisasi laka lantas.
Fadli berharap, B-Connect bisa memberikan akselarasi dan nuansa baru bagi warga Kota Minyak. “Khususnya pada layanan transformasi dan konektivitas transportasi,” tandasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki