KALTIMPOST.ID-Udara dini hari masih lembap ketika deru kendaraan patroli memecah keheningan kawasan Gunung Bugis, Balikpapan Barat.
Di balik lampu jalan yang temaram, regu Satuan Samapta Polresta Balikpapan melaju perlahan, menyisir gang demi gang.
Malam itu, mereka mengemban misi rutin. Yakni menjaga kota tetap aman dari kejahatan jalanan dan peredaran narkotika.
Patroli dipimpin Kasat Samapta Polresta Balikpapan AKP M Chusen. Ia didampingi Kanit Obvit Ipda Cucuk Quintanto, bersama empat personel.
Yakni Bripda Alkhamdi Bian, Bripda Nistor Steve, Bripda Ahmad Raihan, dan Bripda Rafi Maulana. Mengendarai Beat TR 110, tim membelah jalur sempit yang kerap menjadi lintasan kendaraan menuju kawasan pesisir.
Di sebuah tikungan, sorot lampu menyapu seorang pengendara yang mendadak berbelok dan mencoba menghindar.
Gerak-gerik itu cukup untuk memantik kewaspadaan. Tim segera melakukan pengejaran singkat, menghentikan laju motor, lalu melakukan pemeriksaan badan dan kendaraan.
“Melihat gerak-gerik mencurigakan, petugas segera melakukan pengejaran dan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan dua paket sabu-sabu yang disimpan di saku celana bagian depan pelaku,” ujar Chusen.
Temuan itu, katanya, bagian dari rangkaian Patroli Presisi yang difokuskan pada titik-titik rawan kriminalitas dan penyalahgunaan narkoba.
Di lokasi, prosedur berjalan cepat dan terukur. Pelaku diamankan, barang bukti disita, lalu seluruhnya dibawa ke Unit Narkoba Polresta Balikpapan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Identitas dan kronologi dicatat, sementara personel lain memastikan area kembali kondusif.
Patroli tidak berhenti di sana. Seusai proses serah terima, regu Samapta kembali ke jalur, berkeliling kampung dan persimpangan yang mulai ramai oleh pedagang subuh.
Di setiap pertemuan singkat, mereka menyampaikan imbauan. Warga diminta menghindari aktivitas hingga larut tanpa kepentingan jelas, waspada terhadap ajakan mencurigakan, dan segera melapor bila melihat transaksi yang tak wajar.
“Kami berkomitmen menjaga Balikpapan tetap aman, nyaman, dan bebas dari peredaran narkotika,” tegas Chusen.
Dini hari itu ditutup dengan langkah-langkah preventif. Yakni pengawasan, kehadiran, dan pesan sederhana kepada warga.
Keamanan adalah kerja bersama dan malam yang tenang adalah hasil dari kewaspadaan banyak mata. (rd)
baimkaltimpost.bpn@gmail.com
Editor : Romdani.