KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Peringatan Hari Sumpah Pemuda turut berlangsung di Balai Kota Balikpapan, Selasa (28/10). Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud hadir langsung memimpin upacara yang mulai berjalan pukul 08.00 Wita.
Tahun ini, Hari Sumpah Pemuda ke-97 mengusung tema ‘Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu’. Peserta upacara mulai dari kalangan siswa yang tampil mengenakan pakaian adat dan seragam sekolah. Sementara aparatur sipil negara (ASN) memakai pakaian dinas harian (PDH) blazer maupun seragam Korpri. Dalam kesempatan tersebut, Rahmad membacakan pidato dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.
Dia mengatakan, generasi sekarang memang tidak punya jasa langsung terhadap kemerdekaan. Namun, berkat andil para pendahulu yang juga berasal dari kalangan pemuda. “Kini pemuda-pemudi harus mengisi kemerdekaan dengan giat untuk pembangunan yang bermanfaat untuk bangsa dan negara,” ujarnya kepada awak media usai upacara.
Rahmad berpesan kepada warga Balikpapan, khususnya kaum pemuda agar sadar bahwa peran mereka sangat penting. Sebagai harapan dan penerus dari generasi sebelumnya.
“Mereka datang untuk memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berada di bawah tangan pemuda pemudi,” sebutnya. Apalagi masuk dalam era digitalisasi yang serba memanfaatkan teknologi.
Menurutnya, sekarang pemuda dibutuhkan bukan dalam konteks pasukan peperangan. Melainkan sisi kemahiran teknologi. Maka perjuangan pemuda zaman dulu dan kini sudah berbeda. "Siapa yang menguasai teknologi berarti bertransformasi dalam perkembangan zaman,” bebernya.
Rahmad mengimbau pemuda saat ini dapat memanfaatkan teknologi dengan seoptimal mungkin.“Tentunya yang berdampak positif dalam mengisi pembangunan dan menjaga keutuhan negara,” tuturnya. Harapannya pemuda saling bersinergi dan kolaborasi untuk membangun Kota Beriman. (*)
Editor : Dwi Restu A