BALIKPAPAN - Universitas Balikpapan (Uniba) akan berkomitmen dalam penyediaan sumber daya manusia (SDM) yang siap mengisi green jobs. Ini menjawab arahan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat mengisi kuliah tamu, Kamis (30/10).
“Kami sudah mulai dengan metode pengajaran green economy, green entrepreneur, dan green management,” kata Rektor Uniba Isradi Zainal kepada Kaltim Post. Dia memastikan mahasiswa Kampus Orange telah mengetahui green jobs.
Selain itu terkait tema seminar tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pihaknya melalui Program Magister Manajemen telah menyiapkan program dan kajian yang relevan dengan pengembangan sistem manajemen K3.
Harapannya turut berkontribusi mendukung penguatan K3 secara nasional. Termasuk di sektor konstruksi, industri, dan energi. “Khususnya di Kaltim saat ini menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan industri dan infrastruktur yang sangat pesat,” tuturnya.
Dia melihat di tingkat nasional, sistem K3 perlu terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor. “Perlu revisi dan penguatan kelembagaan Dewan K3 Nasional agar sinergi antar-kementerian lebih efektif dan tidak terhambat ego sektoral,” ujarnya.
Menurutnya tidak hanya berbicara tentang K3 di masa mendatang. Namun tentang kualitas dan keberlanjutan atau sustainability. Integrasi antara sistem manajemen keselamatan, kesehatan, mutu, dan keberlanjutan
“Ini menjadi arah baru pengembangan K3 di Indonesia,” sebutnya. Dia menegaskan, budaya K3 bukan hanya persoalan teknis. Namun bagian dari sistem manajemen mutu yang harus dibangun sejak di lingkungan kampus.
Sebagai informasi, seminar nasional dan kuliah tamu disampaikan oleh Menaker Yassierli. Turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Pembina Yapenti DWK Rendi Susiswo Ismail, dan civitas akademika.
Editor : Muhammad Ridhuan