KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Sepasang lanjut usia (Lansia) terjebak dalam rumah saat kobaran api membesar di Jalan Prona 3 RT 19, Sepinggan, Balikpapan Selatan, Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 04.00 Wita.
Kedua korban yang diketahui pensiunan guru itu yakni Jaman Tampubolon (74) dan istrinya Yeti Magdalena (65). Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Tim gabungan tiba di lokasi lima menit setelah laporan diterima.
“Keduanya ditemukan dalam kamar kondisi meninggal,” ungkap Usman Ali. Korban diduga tengah tertidur hingga terjebak saat kebakaran,.
Dalam rekaman video amatir, warga tampak panik dan tak mampu berbuat banyak untuk memadamkan api karena kobaran sudah terlalu besar. Warga pun tidak dapat menyelamatkan pasangan lansia tersebut yang masih terjebak di dalam rumah.
Kurang lebih satu jam berkobar, api akhirnya padam. Kini peristiwa tersebut tengah diselidiki Inafis Polresta Balikpapan bersama DVI Polda Kaltim.
Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk menelusuri lokasi ditemukannya korban di balik puing-puing bangunan yang hangus terbakar.
Selain itu, sejumlah saksi termasuk keluarga korban dan tetangga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran. Salah satu keluarga korban, Jeflin, mengatakan api membesar sangat cepat dan sulit dikendalikan.
“Dari belakang rumah api sudah besar, begitu kami terbangun, seluruh rumah sudah terbakar hebat,” tutur Jeflin.
Saat kebakaran terjadi, warga sempat berupaya mendobrak pintu rumah untuk menyelamatkan korban. Namun, usaha itu gagal karena pintu dan jendela rumah dalam kondisi terkunci serta terlindungi teralis besi.
Setelah api padam, pintu kamar korban masih dalam keadaan tertutup rapat. Saat didobrak, petugas menemukan jenazah kedua korban dalam kondisi mengenaskan.
Musibah kebakaran ini kini ditangani oleh Polsek Balikpapan Selatan dan masih dalam tahap penyelidikan. Sementara jenazah kedua korban telah disemayamkan di rumah keluarga sebelum dimakamkan. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo