Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rakor RT Teritip Bahas Musrenbang hingga Edukasi Darurat

Supriyono Lupus • Senin, 3 November 2025 | 19:12 WIB

Lurah Teritip Sheli Seftiana Ningrum mengapresiasi semangat para ketua RT yang aktif memberikan masukan dan usulan untuk kemajuan wilayah.
Lurah Teritip Sheli Seftiana Ningrum mengapresiasi semangat para ketua RT yang aktif memberikan masukan dan usulan untuk kemajuan wilayah.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Suasana akrab menyelimuti Aula Kelurahan Teritip, Senin (3/10/2025), ketika 48 ketua RT duduk bersama dalam kegiatan Rapat Koordinasi RT.

Pertemuan rutin ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga wadah penting untuk menyamakan langkah antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang tanggap dan berdaya guna.

Di tengah kegiatan, Lurah Teritip Sheli Seftiana Ningrum menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan para ketua RT.

Baca Juga: Balikpapan Fest 2025 Angkat “Harmoni Nusantara” sebagai Wajah Kreativitas Kota; Sajikan Kolaborasi Budaya, Musik, dan Ekonomi Kreatif

Ia juga memperkenalkan sejumlah personel baru di jajaran kelurahan, seperti Kasi Trantib dan Sekretaris Kelurahan, yang siap terjun langsung berkoordinasi dengan para ketua RT di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, para ketua RT dapat mengenal jajaran baru dan menjalin komunikasi yang lebih efektif dalam pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing,” ujar Sheli.

Tak hanya membangun kedekatan, rapat ini juga menjadi forum strategis untuk membahas dan mensosialisasikan usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tiap RT.

Usulan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan Kelurahan Teritip di tahun mendatang.

Sheli menyampaikan apresiasi kepada seluruh ketua RT yang aktif memberikan ide dan masukan bagi kemajuan lingkungan.“Kami sangat mengapresiasi semangat para ketua RT yang terus berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan kelurahan,” tuturnya.

Kegiatan kali ini turut diwarnai dengan kehadiran Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kecamatan Balikpapan Timur yang membawa tema Wajib Belajar 13 Tahun. SKB memperkenalkan program pendidikan kesetaraan bagi anak-anak yang sudah melewati usia sekolah formal, agar tetap memiliki kesempatan menempuh pendidikan dan memperoleh ijazah.

Baca Juga: PDGI Balikpapan Gelar Muscab dan Seminar Ilmiah; Drg Patar Jackson Kembali Terpilih

Sebagai pelengkap, Puskesmas Teritip ikut berpartisipasi dengan memberikan edukasi mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD). Materi ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para ketua RT dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan masing-masing.

“Kami ingin para ketua RT memiliki bekal pengetahuan dasar dalam menangani kondisi gawat darurat medis, agar masyarakat lebih siap dan tanggap,” tambah Sheli.

Rakor tersebut menegaskan peran penting RT sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, sekaligus penghubung vital antara warga dan pemerintah kelurahan. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Bantuan Hidup Dasar (BHD) #teritip #wajib belajar 13 tahun #musrenbang #sanggar kegiatan belajar #Rakor RT