Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Progres Blok D Pasar Klandasan Tembus 56 Persen, Pemkot Balikpapan Ungkap Strategi Kejar Target

Dina Angelina • Rabu, 5 November 2025 | 10:57 WIB

Pantauan pembangunan Blok D yang kini masih berjalan. Nantinya digunakan untuk pedagang kelontong.
Pantauan pembangunan Blok D yang kini masih berjalan. Nantinya digunakan untuk pedagang kelontong.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pembangunan salah satu blok pasar tradisional di jantung Kota Balikpapan kini menjadi sorotan publik.

Aktivitas pekerja terus berlangsung meski tenggat waktu semakin dekat.

Pemkot Balikpapan tetap yakin proyek ini bisa rampung sesuai target. Optimisme itu didukung oleh progres yang terpantau aman dan melampaui rencana awal.

Baca Juga: Balikpapan Fest 2025 Siap Digelar, Pemkot Kucurkan Dana Rp2,5 Miliar Meski Anggaran Ditekan

Proyek pembangunan Blok D Pasar Klandasan kini mencapai 56,7 persen per 31 Oktober 2025. Angka itu melebihi rencana semula yang baru di kisaran 31,7 persen.

Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, Haemusri Umar, menyebut pelaksanaan sudah memasuki minggu ke-14.

“Progres fisik realisasi 56,7 persen per 31 Oktober. Sementara progres rencana 31,7 persen,” ujarnya.

Artinya, terdapat deviasi positif sebesar 25 persen. Sejumlah pekerjaan penting masih berjalan, mulai dari fabrikasi rangka talang, pengecatan, pemasangan roster, hingga plesteran dinding.

Selain itu, juga dilakukan pembesian kolom praktis, pemasangan atap UPVC, serta instalasi pipa untuk sistem pemadam kebakaran (fire pump).

Setelah seluruh pekerjaan itu rampung, progres fisik diyakini meningkat signifikan.

Haemusri juga menegaskan agar pihak kontraktor memperhatikan keselamatan kerja. Ia mengingatkan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) dan menjaga kebersihan area proyek.

“Mengingat waktu pelaksanaan kontrak tinggal 50 hari, kami harap kontraktor menjaga ritme kerja dan tetap mematuhi standar keselamatan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kebutuhan percepatan pengadaan material penting seperti fire pump atau pompa jockey.

Pengiriman material dari luar kota membutuhkan waktu lebih dari sebulan, sehingga langkah cepat sangat diperlukan.

“Terutama untuk pekerjaan perpipaan agar segera terpasang,” tambahnya.

Dalam waktu dekat, proyek akan memasuki tahap pengecoran dak ground water tank (GWT) serta pembangunan rumah pompa.

Baca Juga: Pengunjung di Balikpapan Fest 2025 Diprediksi 40 Ribu, Siapkan Akomodasi 76 Hotel dan Penginapan

Pekerjaan ini ditangani oleh PT Rakid Putra Sugihasan selaku kontraktor, dengan pengawasan dari CV Darma Anugerah Konsultan.

Pemkot Balikpapan mengalokasikan dana sebesar Rp 9,5 miliar untuk proyek tersebut. Adapun masa kontrak dimulai sejak 24 Juli 2025 dan berlangsung selama 150 hari kalender.

Kini proyek telah berjalan 100 hari, menyisakan 50 hari lagi untuk penyelesaian. “Semoga fasilitas ini bisa segera dimanfaatkan oleh pedagang secara optimal,” tutup Haemusri. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#rampung #pemkot balikpapan #akhir tahun #Blok D Pasar Balikpapan #50 Hari