BALIKPAPAN – Guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat dan mendorong pembangunan di tingkat kelurahan, Kelurahan Klandasan Ilir menyelenggarakan kegiatan bertema Optimalisasi Peran dan Fungsi Lembaga dalam Pelayanan Masyarakat.
Acara yang berlangsung, Rabu (5/11) di Aula Kantor Kelurahan Klandasan Ilir ini dihadiri oleh para Ketua RT se-kelurahan serta perwakilan dari berbagai lembaga kemasyarakatan. Kegiatan ini secara khusus ditujukan untuk memberikan bimbingan dan pembekalan teknis bagi para Ketua RT yang baru menjabat.
Selain itu, acara ini juga berfungsi sebagai penyegaran dan peningkatan kapasitas (upgrading) bagi Ketua RT lama mengenai tugas, fungsi, dan hubungan sinergis antara RT dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang ada.
"Seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Karang Taruna, dan Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM),"ucap Lurah Klandasan Ilir, Andi Arief Hidayatullah.
Ia juga menyampaikan harapan besarnya agar seluruh peserta yang mengikuti bimbingan teknis ini, termasuk aparat kelurahan, dapat lebih memahami tugas dan fungsi mereka sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Pemahaman yang komprehensif tentang peran masing-masing lembaga dan struktur di tingkat RT sangat penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel," jelasnya.
Dengan sinergi yang baik pelayanan kepada warga diharapkan akan lebih terarah dan program pembangunan kelurahan dapat berjalan lebih lancar. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya.
Narasumber pertama Sukadi dari Disdukcapil Balikpapan, memberikan materi teknis yang berkaitan dengan administrasi kependudukan. Pemahaman yang baik tentang hal ini di tingkat RT sangat krusial mengingat RT merupakan ujung tombak dalam pendataan dan pelayanan dasar kepada warga.
Narasumber kedua Damanhuri, selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi LPM Kota Balikpapan, berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai peran strategis lembaga kemasyarakatan, khususnya LPM, dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan partisipatif. (*)
Editor : Sukri Sikki