Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

DPRD Dukung BPN Fest 2025, Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Balikpapan

Ajie Chandra • Sabtu, 8 November 2025 | 15:45 WIB
DAMPAK EKONOMI: Anggota DPRD Balikpapan Wahyullah Bandung menilai BPN Fest memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota tujuan MICE.
DAMPAK EKONOMI: Anggota DPRD Balikpapan Wahyullah Bandung menilai BPN Fest memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota tujuan MICE.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Gelaran BPN Fest 2025 dinilai menjadi katalis penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Balikpapan. Anggota DPRD Kota Balikpapan Wahyullah Bandung menyebut event berskala besar itu mampu menghadirkan dampak ekonomi langsung sekaligus memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota tujuan MICE.

Wahyullah menilai kehadiran BPN Fest 2025 memberi dorongan signifikan bagi penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Gelaran yang berlangsung 6–9 November 2025 di BSCC Dome tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, dengan rangkaian program promosi destinasi, pameran UMKM dan ekonomi kreatif, hingga pertunjukan seni budaya yang menyasar pengunjung lokal, nasional, maupun mancanegara.

“Pariwisata adalah industri yang layak diperkuat. BPN Fest ini sejalan dengan arah Balikpapan sebagai kota industri, perdagangan, dan pariwisata,” ujar Wahyullah usai menghadiri pembukaan acara, Kamis (6/11/2025).

Ia menegaskan, event berskala besar seperti BPN Fest tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi. Pelaku usaha kreatif, komunitas seni, UMKM, hingga tenaga kerja lokal terlibat langsung sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Pasti berpengaruh pada perekonomian. Industri kreatif itu bergerak bersama SDM, jasa, dan usaha pendukungnya. Dampaknya berlapis dan nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh, Wahyullah memandang BPN Fest sebagai peluang memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota tujuan penyelenggaraan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Dengan fasilitas dan akses yang memadai, Balikpapan memiliki kapasitas untuk menyelenggarakan event berskala nasional hingga internasional.

Namun ia mengingatkan perlunya indikator keberhasilan yang terukur. Salah satunya adalah peningkatan lama tinggal wisatawan saat berkunjung ke Balikpapan, yang mencerminkan dampak ekonomi langsung.

“Perlu ukuran yang jelas. Salah satu parameter keberhasilan pariwisata itu dilihat dari length of stay wisatawan,” ucapnya.

Wahyullah berharap BPN Fest tidak berhenti sebagai agenda tahunan tanpa kesinambungan. Ia mendorong agar event ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang promosi pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif, termasuk membuka pintu investasi sektor pariwisata di Balikpapan.

“Perlu kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan kementerian. Kota ini juga memerlukan dukungan APBN, APBD, dan partisipasi masyarakat agar dampaknya semakin kuat,” tutupnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#Balikpapan Fest 2025 #BSCC Dome #dprd balikpapan #Kota MICE #ekonomi kreatif #pameran umkm