Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Puskesmas Lamaru Gelar Asesmen Kader Posyandu, Dorong Standardisasi Layanan Kesehatan Masyarakat

Supriyono Lupus • Kamis, 13 November 2025 | 05:35 WIB
UPTD Puskesmas Lamaru menggelar asesmen keterampilan bagi kader posyandu, Rabu (12/11).
UPTD Puskesmas Lamaru menggelar asesmen keterampilan bagi kader posyandu, Rabu (12/11).

KALTIMPOST.ID-UPTD Puskesmas Lamaru, Balikpapan terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan Assessment Keterampilan Kader Posyandu yang digelar di Posyandu Mawar Putih, RT 021 Lamaru, Rabu (12/11).

Kegiatan itu menjadi tindak lanjut dari pelatihan kader sebelumnya, dengan tujuan menilai kemampuan kader dalam memberikan pelayanan kesehatan di posyandu masing-masing.

Kepala UPTD Puskesmas Lamaru dr Isdiawati, MARS melalui Promosi Kesehatan Esta S Sari menjelaskan, asesmen itu merupakan bentuk evaluasi kompetensi kader pascapelatihan.

“Assessment ini untuk mengetahui tingkat keterampilan kader. Ada tiga tingkatan, yaitu purwa, madya, dan utama,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya berfungsi sebagai penilaian, tetapi juga bagian dari upaya standardisasi kader agar pelayanan di seluruh posyandu memiliki kualitas yang sama.

Dalam asesmen itu, terdapat 25 keterampilan yang diuji, terbagi dalam lima kategori. Yakni pengelolaan posyandu, layanan untuk ibu hamil dan menyusui, pelayanan bayi dan balita, kesehatan usia sekolah dan remaja, serta pelayanan usia produktif dan lansia.

“Untuk kader tingkat purwa minimal harus lulus tiga kategori, madya empat, dan utama lima kategori sekaligus. Hasil asesmen menentukan kelulusan kader dan mereka akan menerima sertifikat serta pin keterampilan sesuai capaian masing-masing,” papar Esta.

Kader yang dinyatakan lulus akan menjadi pelaksana utama kegiatan posyandu dan berperan sebagai tenaga ahli di lingkungannya.

Mereka dianggap memiliki kemampuan teknis yang memadai, terutama dalam praktik lapangan seperti pengukuran berat dan tinggi badan anak, serta pemantauan tumbuh kembang secara akurat.

“Sekarang kader lebih kompeten, karena sudah tersertifikasi. Data yang dikumpulkan akan lebih akurat dan bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Selain aspek teknis, Puskesmas Lamaru juga menekankan pentingnya kemampuan kader dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Kader diharapkan menjadi agen perubahan dalam pola hidup sehat, gizi seimbang, dan deteksi dini kesehatan keluarga.

Dengan kegiatan itu, Puskesmas Lamaru berharap seluruh kader di wilayah kerjanya dapat mencapai tingkat utama.

“Kader adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Jika mereka kompeten, maka kualitas pelayanan di tingkat dasar akan meningkat,” pungkasnya. (rd)

Editor : Romdani.
#Puskesmas Lamaru #kesehatan masyarakat #ibu kota nusantara #Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud #Kutai Barat