Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Monitoring MBG Sejak Proses Memasak hingga Distribusi, Perlu Kerja Ekstra Petugas Puskesmas

Dina Angelina • Jumat, 14 November 2025 | 16:22 WIB
DINANTIKAN SISWA: Proses distribusi MBG di SMK 3 Balikpapan.
DINANTIKAN SISWA: Proses distribusi MBG di SMK 3 Balikpapan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Beberapa kendala teknis pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG) masih menjadi evaluasi di Balikpapan. Seperti kesiapan dapur, distribusi makanan, hingga standar kebersihan.

Bahkan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan harus menurunkan petugas untuk melakukan monitoring. Mulai proses memasak makanan yang persiapannya dilakukan sejak dini hari.

“Ini tentu berdampak juga terhadap kinerja tenaga kerja terutama UPTD Puskesmas,” kata Sekretaris Kota Balikpapan Muhaimin. Mereka harus turun pada saat memasak agar makanan benar-benar higienis dan sehat.

“Sementara besok hari, mereka juga harus melaksanakan kegiatan pelayanan puskesmas seperti biasa,” imbuhnya. Sehingga tidak kalah penting untuk mencari solusi dalam membagi tugas tersebut.

Meski ada beragam tantangan, dia menegaskan tidak mengurangi keyakinan dalam implementasi program MBG. Menurutnya hal ini bukan sekedar program bantuan.

“Tetapi investasi jangka panjang dalam pembangunan generasi masa depan yang lebih baik,” ucapnya. Dia menyoroti pentingnya mekanisme evaluasi dan komunikasi yang berkelanjutan.

Tujuannya agar pelaksanaan program MBG dapat terus disempurnakan. Muhaimin berharap seluruh pihak terkait berperan aktif untuk memastikan program unggulan presiden berjalan lancar.

“Distribusi MBG berjalan dengan tepat waktu sesuai dengan standar kesehatan. Serta tetap memperhatikan kualitas bahan pangan,” tutupnya. Harapannya manfaat MBG benar-benar optimal di Kota Beriman. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Monitoring #dapur #Makan Bergizi Gratis #puskesmas #distribusi #balikpapan